Solok – Seorang petani berinisial S (46) asal Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Mentawai, ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri pada Rabu (24/9/2025) di Dusun Ampang, Jorong Talago Laweh, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Di Atas.
Kapolsek X Koto Di Atas, IPTU Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa mayat S pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh salah seorang rekan kerjanya, A, yang datang ke pondok penginapan tempat mereka bekerja.
“Di pondok tersebut, awalnya tinggal lima orang termasuk korban dan saksi lainnya,” ujar Kapolsek kepada infosumbar.net, Kamis (25/9/2025).
Pada pagi hari penemuan, hanya tiga orang yang berada di pondok. Saat A menanyakan keberadaan rekan-rekannya, F diketahui sedang pergi ke bengkel, namun posisi S tidak diketahui.
“Saat mereka berbincang di luar, A dan saksi lain, J, melihat ke sekeliling dan tampak seseorang berdiri di dekat pondok lain sekitar 10 meter dari mereka. Mereka menduga itu adalah S,” jelas Kapolsek.
Setelah mendekat sekitar 7 meter, J terkejut karena ternyata S sudah meninggal dalam posisi tergantung. “J mencoba menolong, namun kedua tangan korban sudah dingin dan nyawanya tidak bisa diselamatkan,” tambahnya.
Peristiwa ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi langsung mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi (police line).
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan Visum et Repertum. Namun, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan otopsi.(des*)






