Jakarta – Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, kembali unjuk taring di pusat kekuasaan. Demi mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, ia melakukan lobi strategis ke Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI di Jakarta.
Didampingi Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan SDM, Budi Mulya, ST, M.Eng, Bupati John Kenedy Azis disambut hangat Dirjen Kawasan Permukiman, Dr. Fitrah Nur, ST, MT.
Tanpa basa-basi, John Kenedy Azis langsung menyerahkan proposal super strategis berisi paket usulan besar yang diyakini bakal mengubah wajah Padang Pariaman.
Empat usulan besar yang diajukan adalah 800 unit rumah melalui program BSPS untuk masyarakat. 100 unit rumah khusus bagi keluarga miskin pesisir di Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.
Penanganan kawasan kumuh skala besar di Padang Toboh, Nagari Kuranji Hilir (21,83 ha). Toboh Baru Toboh Gadang, Nagari Toboh Gadang Barat, Sintuk Toboh Gadang (29,38 ha).
Bantuan PSU perumahan untuk Marlindo Green House, Marlindo Residence (PT Surya Utama Gemilang), dan Bumi Kasai Residence (PT Kinaya Mitra Mandiri).
Tak main-main, dua usulan PSU itu sudah lolos readiness criteria, terunggah di aplikasi Sibaru, bahkan diverifikasi lapangan sejak 2024.
Langkah agresif John Kenedy Azis itu langsung menuai respon positif. Dirjen Kawasan Permukiman, Dr. Fitrah Nur, menyambut antusias dan memastikan akan mengkaji usulan tersebut untuk dimasukkan dalam alokasi anggaran pusat. Ia bahkan menugaskan tim teknis Ditjen bersama DLHKPP Padang Pariaman untuk segera melengkapi administrasi teknis proposal.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan, perjuangan ini bukan sekadar lobi proyek, melainkan misi besar untuk mewujudkan perumahan layak dan menghapus kawasan kumuh di Padang Pariaman.
“Kami bergerak bukan untuk janji-janji, tapi untuk hasil nyata. Rakyat butuh rumah layak, kawasan kumuh harus kita tuntaskan. Dukungan pusat adalah kunci, dan kami siap kawal hingga terealisasi,” tegas John Kenedy Azis.
Dengan manuver berani ini, Padang Pariaman kian mantap menuju lompatan besar. Jika disetujui, ribuan keluarga akan segera menikmati rumah layak huni, sementara kawasan kumuh akan ditata ulang menjadi lingkungan sehat dan bermartabat.(r-bay).






