Solok Selatan, fajarharapan.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar di Kabupaten Solok Selatan berlangsung sederhana namun penuh makna. Mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju”, partai berlambang pohon beringin itu menegaskan komitmennya untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, dan keagamaan.
Ketua DPD Partai Golkar Solok Selatan, Yogi Pratama, menyampaikan bahwa tagline peringatan tahun ini adalah “Suara Rakyat, Suara Golkar.” Menurutnya, momentum HUT ke-61 menjadi ajang memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas partai terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Golkar hadir untuk mempererat kebersamaan dan memperdalam nilai keimanan,” ujar Yogi.
Sebagai wujud nyata kepedulian, ribuan paket sembako dibagikan kepada warga Solok Selatan. Acara yang digelar di halaman Kantor DPD Golkar Solok Selatan, Padang Alai, pada Minggu (9/11/2025), turut dihadiri oleh Ketua DPRD Solok Selatan Martius, jajaran pengurus, anggota DPRD dari Partai Golkar, serta para simpatisan.
Dalam laporannya, Martius yang juga bertindak sebagai ketua panitia HUT Golkar ke-61 menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini adalah bentuk empati nyata dari Partai Golkar kepada masyarakat. Kami yakin masyarakat sudah melihat dan menilai kiprah partai selama ini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, bagi warga yang belum sempat menerima bantuan tahun ini, tidak perlu berkecil hati. “Setiap tahun Golkar selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Dalam pidato politiknya, Yogi Pratama menekankan pentingnya solidaritas antar kader untuk menjaga eksistensi dan kekuatan partai.
“Kalau kita tidak solid, apapun kegiatan kita ke depan bisa menjadi bumerang bagi partai. Karena itu, setiap kader yang ingin menjadi pengurus harus memiliki komitmen tinggi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai utama dalam berpartai adalah pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar mencari kekuasaan.
“Golkar itu ada untuk masyarakat, bukan sebaliknya. Berpartai berarti memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan hanya menghidupi partai,” tutur Yogi.
Menutup pidatonya, Yogi mengajak seluruh kader untuk terus menjaga marwah Partai Golkar agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
“Mari kita jaga nama baik dan kepercayaan rakyat terhadap Partai Golkar. Hanya dengan kebersamaan dan komitmen, Golkar bisa terus menjadi yang terbaik,” pungkasnya.(sdw)






