Bupati Padang Pariaman Gerak Cepat: Warga Tak Boleh Terjebak Dalam Sunyi Jalan Amblas!

Padang Pariaman – Jalan penghubung Padang Baru – Kampung Bonai Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat tiba-tiba amblas pada Sabtu (22/11/2025). Bagi warga, jalan itu bukan sekadar hamparan aspal, tetapi nadi kehidupan. Akses anak sekolah, pergerakan ekonomi, dan jalur darurat kesehatan.

Ketika badan jalan runtuh, sebagian warga mulai resah, tak mau kembali merasakan terganggu seperti masa-masa lalu.

Di tengah keresahan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman bergerak cepat. Bupati John Kenedy Azis langsung menginstruksikan Kepala Dinas PUPR turun ke lokasi malam itu juga. Tanpa menunggu terang, tanpa menunggu laporan panjang, respon darurat dimulai dari titik nol.

“Kita tidak boleh membiarkan warga menunggu dalam ketidakpastian. Gerakkan semua kekuatan malam ini juga. Akses mereka harus kembali hidup,” tegas Bupati dengan nada tegas namun penuh empati.

Instruksi itu mengalir cepat. Sekretaris Daerah (Sekda) diminta segera menyiapkan SK Tanggap Darurat, sementara Dinas PUPR diarahkan mengajukan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) agar penanganan dilakukan tanpa hambatan birokrasi yang berlarut.

Tidak hanya teknis, Bupati John Kenedy Azis meminta seluruh mekanisme diawasi ketat oleh APIP/Inspektorat. Transparansi menjadi harga mati di tengah situasi rawan bencana seperti ini.

Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman juga langsung diperintahkan merampungkan SK Tanggap Darurat dengan berpedoman pada prakiraan cuaca BMKG. Antisipasi menjadi kata kunci. Bukan sekadar merespon apa yang sudah terjadi, tetapi membaca apa yang mungkin terjadi berikutnya.

“Kita harus mendahului risiko, bukan menunggunya datang,” tegas Bupati John Kenedy Azis.

Sabtu malam itu, seluruh OPD bergerak. Laporan cepat dikirim ke Pusdalops BPBD Sumbar dan BNPB, memastikan pemerintah pusat mengetahui kondisi lapangan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Sebagai bentuk kepemimpinan yang hadir di tengah warganya, Bupati John Kenedy Azis akan turun langsung ke lokasi pada Minggu (23/11/2025). Ia akan memimpin observasi lapangan bersama Sekda, tim teknis PUPR, dan BPBD. Bukan sekadar melihat, tetapi memastikan strategi penanganan segera dieksekusi.

Karena bagi pemerintah daerah, jalan yang amblas bukan hanya persoalan infrastruktur. Itu adalah jalur harapan banyak keluarga. Dan di Padang Pariaman, harapan itu tidak boleh dibiarkan runtuh bersama tanah yang longsor.(r-bay).