Sumbar  

Banjir Bandang di Agam Mengakibatkan Korban Jiwa pada 4 Kecamatan

Agam – Tercatat 152 orang korban akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Agam, Kamis (27/11/2025).

Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat yang ditemukan meninggal dunia hingga pagi tadi baru 74 orang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah-BPBD Kabupaten Agam merilis, masih terdapat 78 orang yang dinyatakan hilang.

Banjir bandang di Kabupaten Agam ini, mengakibatkan korban jiwa pada 4 Kecamatan.

Dengan rincian, 60 orang di Kecamatan Palembayan, 10 orang di Kecamatan Malalak, 2 orang di Tanjung Raya, dan 1 orang di Palupuh serta Matur 1 orang.

Bupati Agam, Beni Warlis mengatakan, tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan warga melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan hari ini.

Sementara itu, 78 korban banjir longsor di Kabupaten Agam yang belum ditemukan, terbanyak di Kecamatan Palembayan mencapai 69 orang.

Kemudian korban di Kecamatan Malalak sebanyak 7 orang dan Tanjung Raya 2 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, M. Lutfi mengatakan, dalam melakukan pencarian, tim SAR gabungan menghadapi kondisi yang sulit dan cukup berat.

Khususnya di wilayah Salareh Aia, Kecamatan Palembayan dengan kondisi tertutup material lumpur yang tebal.

Terhadap bencana tersebut, sambung M. Lutfi, pemerintah setempat menetapkan tanggap darurat selama 20 hari kedepan yang akan diperpanjang jika kondisi belum membaik.(*)