Blog  

Wali Kota Pariaman Angkat Program Unggulan dan Tabuik di Panggung Nasional

Jakarta – Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Yota Balad, tampil dalam program nasional “Nusa Raya” produksi Kompas Gramedia, Jakarta, Rabu (9/7/2025), dengan membawa misi besar memperkenalkan inovasi pembangunan dan kekayaan budaya Kota Pariaman ke panggung nasional.

Dalam sesi audiensi dan tapping program yang berlangsung di Jakarta, Yota memaparkan sejumlah program unggulan yang menjadi fondasi transformasi sosial dan ekonomi di daerahnya.

Mulai dari pendidikan, keagamaan, hingga pelestarian budaya, semuanya disusun berlandaskan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin membangun Pariaman dari bawah, dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Itulah semangatnya,” ujar Yota.

Ada 3 (tiga) program prioritas yang dibawa Yota Balad ke hadapan publik nasional mencerminkan arah pembangunan yang inklusif dan terukur, pertama Satu Rumah Satu Sarjana Plus;
Misi ambisius untuk memastikan setiap keluarga miskin di Pariaman memiliki minimal satu sarjana. Program ini didukung beasiswa penuh dan pelatihan keterampilan vokasional.

Kedua, Pelatihan Sekolah Kedinasan; Pembinaan intensif bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera agar mampu bersaing masuk ke sekolah-sekolah kedinasan bergengsi di Indonesia.

Ketiga Satu Rumah Satu Tahfidz; Gerakan religius yang mendorong lahirnya penghafal Al-Qur’an dari setiap rumah sebagai bagian dari pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

“Inilah upaya kami menjadikan Pariaman sebagai kota cerdas, religius, dan berdaya saing,” tambah Yota dengan mantap.

Kemudian, tak hanya program pembangunan, Yota juga memperkenalkan Festival Hoyak Tabuik, tradisi budaya khas Pariaman yang telah menjadi ikon wisata nasional dan kandidat warisan dunia.

“Tabuik bukan sekadar perayaan. Ia adalah identitas kolektif masyarakat Piaman, yang perlu kita jaga, rawat, dan promosikan ke dunia,” tegasnya.

Kehadiran Yota Balad dalam program “Nusa Raya” yang tayang di Kompas TV menjadi momentum strategis untuk membawa narasi kemajuan daerah ke publik yang lebih luas.

Program ini dikenal sebagai ruang inspiratif yang mengangkat kisah pemimpin daerah, inovator, dan komunitas yang bekerja nyata membangun Indonesia dari pinggiran.

“Pariaman punya banyak potensi. Tinggal bagaimana kita menyampaikan ke publik dan menjalin kolaborasi lintas sektor,” tutup Yota Balad.(r-mak).