Subaru Siap Luncurkan Forester Terbaru di GIIAS 2025

Mobil Baru Subaru Meluncur di GIIAS 2025, Ini Bocorannya.

JakartaSubaru Indonesia bersiap menghadirkan kejutan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang akan digelar pada 24 Juli hingga 3 Agustus di ICE BSD, Tangerang. Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah kehadiran generasi terbaru dari SUV andalan mereka, Forester.

Forester Generasi Ke-6 Siap Debut

General Manager Marketing, PR, dan CRM Subaru Indonesia, Irfan Farhan, memberikan sedikit bocoran mengenai model yang akan diperkenalkan kepada publik. “Kita kasih sedikit teaser soal SUV baru yang akan diluncurkan. Mungkin sudah bisa ditebak, ini adalah Forester generasi keenam,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Dalam acara tersebut, ditampilkan siluet lampu depan yang ikonik milik Forester, memperkuat dugaan bahwa model inilah yang akan menjadi bintang utama di booth Subaru.

Spesifikasi dan Teknologi Baru

Forester terbaru dikabarkan akan dibekali mesin bensin 1.8 liter turbo serta teknologi hybrid. Varian hybrid-nya disebut-sebut mampu menghasilkan tenaga hingga 194 tenaga kuda. Namun, belum ada konfirmasi resmi apakah versi hybrid akan dirilis bersamaan atau akan menyusul di kemudian hari.

8 Model Siap Tampil di Booth Subaru

Selain Forester, Subaru Indonesia akan memamerkan tujuh kendaraan lainnya dalam ajang otomotif bergengsi ini. Irfan menyebutkan bahwa lineup mobil yang akan dipamerkan mencakup berbagai segmen, mulai dari SUV hingga model performa tinggi.

“Kami akan menampilkan total delapan model, dari SUV hingga mobil performa,” ujarnya.

Subaru Indonesia Siap Ekspansi

CEO Subaru Indonesia, Arie Christopher, menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan momentum penting bagi perusahaan. Pihaknya berencana meluncurkan model-model baru dan memperluas jangkauan pasar ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Tahun ini sangat spesial bagi kami. Kami akan meluncurkan model baru dan bergerak lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Kami juga ingin lebih dekat dengan konsumen di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah yang selama ini belum tergarap optimal,” kata Arie.(BY)