DWP Kota Pariaman Genjot Profesionalisme Lewat Bimtek e-Reporting Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Kota Pariaman – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pariaman terus berbenah dalam tata kelola organisasi berbasis digital.

Kegiatan tersebut melalui Pertemuan Bulanan dan Ramah Tamah yang dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Bulanan berbasis aplikasi e-Reporting, bertempat di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, pada Selasa (10/6/2025).

Agenda DWP ini memperkuat kapasitas anggotanya menuju pelaporan yang akuntabel dan transparansi.

Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. dr. Yosneliwati Yota Balad, mengapresiasi komitmen DWP dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait pemberdayaan perempuan dan keluarga. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas organisasi perempuan dalam membangun daerah.

“Melalui Bimtek ini, saya berharap anggota DWP mampu menyusun laporan dengan lebih profesional serta memaksimalkan penggunaan teknologi informasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan e-Reporting akan menjadi salah satu indikator penilaian dalam lomba DWP tingkat Provinsi Sumatera Barat. “Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk menorehkan prestasi,” tegasnya.

Plt. Ketua DWP Kota Pariaman, Ny. Izzati Muta’alim, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan era digital. “Kami ingin DWP menjadi organisasi yang adaptif dan mampu memberi kontribusi nyata dalam pembangunan Kota Pariaman,” ungkapnya.

Bimtek ini dipandu narasumber dari DWP Provinsi Sumatera Barat dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh peserta. Sesi interaktif meliputi praktik langsung pendaftaran hingga pengisian laporan dalam aplikasi e-Reporting.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Ketua DWP Provinsi Sumatera Barat, Ny. Ida Yozawardi, Sekretaris DWP Provinsi, Ny. Mirna Budianda, Ketua GOW Kota Pariaman sekaligus Ibu Pembina, Ny. Dina Mulyadi, serta para pengurus DWP se-Kota Pariaman.

Melalui kegiatan ini, DWP Kota Pariaman menegaskan kesiapannya untuk bersaing secara sehat di tingkat provinsi, sekaligus memperkuat peran strategis perempuan dalam pembangunan berbasis teknologi.(mak).