Padang Pariaman – Potensi wisata Sumatera Barat kembali menarik perhatian investor nasional. Kali ini, Medco Group, salah satu konglomerasi bisnis terkemuka di Indonesia, mulai menjajaki peluang investasi di sektor pariwisata Padang Pariaman.
Komisaris Utama Medco Group dan Presiden Komisaris PT Meta Archipelago Hotel (Martel), Dedi Sjahrir Panigoro, melakukan kunjungan langsung ke Padang Pariaman, Selasa, 10 Juni 2025.
Kedatangannya disambut Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama jajaran pemerintah daerah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Kawasan Tiram di Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, menjadi fokus utama penjajakan investasi. Wilayah pesisir ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata eksklusif, dengan konsep terpadu yang meliputi resor, glamping, waterboom, dan wahana rekreasi pantai lainnya.
“Kunjungan ini menjadi angin segar bagi pengembangan ekonomi daerah. Ini adalah hasil dari komitmen kami membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi strategis di sektor pariwisata,” ujar Bupati John Kenedy Azis.
Dedi Panigoro menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya dan mengakui kekayaan alam Padang Pariaman yang masih tersembunyi dari sorotan nasional.
“Ini kunjungan pertama saya ke sini, dan sungguh luar biasa. Sumatera Barat punya potensi yang belum banyak diketahui publik. Kami tertarik untuk menjajaki lebih jauh,” ungkapnya.
Dedi menegaskan bahwa Tim dari Medco dan Martel akan segera diturunkan untuk melakukan peninjauan lapangan dan evaluasi teknis. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan investasi.
Dukungan penuh juga datang dari masyarakat lokal dan unsur adat. Perwakilan ninik mamak, B.Dt. Rajo Sampono, menyatakan kesiapan mendukung pembangunan kawasan wisata Tiram sebagai bagian dari akselerasi ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik rencana investasi ini. Semoga membawa dampak positif bagi masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.
Langkah ini selaras dengan visi Pemkab Padang Pariaman dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata dan investasi. Jika terealisasi, proyek ini berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan nasional di pesisir barat Sumatera.(r-bay).






