Pentas Seni PAUD Langkah Nyata Kota Pariaman Kembalikan Dunia Anak dari Jerat Gawai

Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter anak sejak usia dini. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui gelaran Pentas Seni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Pariaman Timur yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di halaman Kantor Camat Pariaman Timur, pada Rabu (4/6/25).

Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan ruang penting bagi anak-anak untuk belajar dan tumbuh secara sosial, emosional, serta mental.

“Pentas seni adalah panggung belajar bagi anak yakni belajar percaya diri, belajar tanggung jawab, belajar berkomunikasi, dan berkolaborasi. Ini adalah pendidikan karakter sesungguhnya yang tak tergantikan oleh layar android,” tegas Yota.

Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih bijak dalam memberikan akses penggunaan gawai pada anak usia dini. Menurutnya, penggunaan gawai berlebihan berdampak langsung pada keterlambatan bicara dan kurangnya kemampuan interaksi sosial anak.

“Saat ini, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa banyak anak kehilangan dunianya karena terlalu dini terpapar gawai. Kita harus mengembalikan dunia anak ke jalurnya: dunia bermain, berkreasi, dan bersosialisasi,” imbuhnya.

Ia tegaskan, maka perlu kerja bersama semua pihak. “Pendidik, orang tua, dan pemerintah, untuk memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, menegaskan pentingnya ruang ekspresi seperti pentas seni untuk menggali potensi dan bakat alami anak-anak sejak dini.

“Ajang ini bukan untuk mengejar prestasi, tetapi wadah bagi anak-anak mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, dan belajar mencintai proses. Dunia anak adalah dunia bermain, dan dari sinilah kecintaan pada belajar bisa tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Pentas Seni PAUD ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh para tenaga pendidik PAUD dengan tujuan mendorong perkembangan motorik, kreativitas, serta memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan komitmen lintas pihak dalam membentuk generasi yang sehat, bahagia, dan siap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.(mak).