Solsel, fajarharapan.id – Ketua Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Sumatera Barat sacara resmi mengukuhkan Pengurus Bundo Kanduang Kabupaten Solok Selatan periode 2025 – 2029 di Aulà Sarantau Sasurambi kantor bupati Solok Selatan baru baru ini.
Berawal dari Musyawarah Daerah (Musda)) Bundo Kanduang ke-IV (dihari yang sama) dengan telah didapati kesepakatan, selanjudnya dulakukan pengukuhan Pengyrus Bundo Kanduang Kabuoaten Solòk Selatan(Solsel).
Pengukuhan juga turut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, Penasehat Bundo Kanduang, Ny. Bet Yulian Efi, jajaran pejabat Pemkab, Forkopimda, dan sejumlah organisasi lembaga adat, sosial dan kemasyarakatan.
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi menyebut Bundo Kanduang mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peran aktif Bundo Kanduang sebagai peran asuh perlu dijaga tanpa terkontaminasi oleh budaya luar. Bundo Kanduang yang menganut sistem matrilineal, sangat penting keberadaannya di Minangkabau,” kata Yulian Efi dalam sambutannya.
Dilanjudkan Wabup,peran Bundo Kanduang sangat penting dalam proses pembangunan.Menempatkan posisinya untuk membantu program-program pemerintah, seperti dalam hal pembebasan tanah untuk kepentingan masyarakat.
Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat, Hj. Netti Muharni,menyoroti peran Bundo Kanduang sebagai pengawal nilai budaya yang bersifat esensial saat ini.
“Bundo Kanduang punya posisi sentral, tidak dapat dipisahkan dari budaya Minangkabau, dengan sistem matrilineal yang telah mampu menjawab tantangan,” terang Bundo Hj Netti.
Pengukuhan PBKM Kabupaten Solok Selatan berdasarkan Surat Keputusan Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Sumatera Barat, dengan menetapkan Ketua Bundo Kanduang Solok Selatan Ibu Hj. Wirna Lensi. untu periode 2025 – 2029.(sdw)






