Blog  

IAIDU dan Pemkab Asahan Sepakat Bersinergi Majukan Daerah Lewat Pendidikan dan Keagamaan

Asahan – Komitmen untuk membangun Kabupaten Asahan tidak hanya datang dari jajaran pemerintahan, tetapi juga dari dunia pendidikan tinggi. Institut Agama Islam Daar Ulum (IAIDU) Asahan menunjukkan tekadnya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Asahan melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Rektor IAIDU, Dr. Hj. Nilasari Siagian, dalam kunjungan silaturahmi dan audiensi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Arifin Sinaga, Rabu (14/5/2025). Dalam pertemuan tersebut, Nilasari menekankan pentingnya mempererat hubungan kelembagaan antara IAIDU dan Pemkab, demi terciptanya program-program nyata yang mampu menjawab tantangan pembangunan di tengah masyarakat.

“IAIDU siap menjadi bagian dari proses pembangunan di Kabupaten Asahan, khususnya dalam penguatan pendidikan, peningkatan keimanan masyarakat, serta pengabdian yang berbasis pada riset dan inovasi,” ungkap Nilasari.

Tak hanya menyampaikan niat baik, IAIDU juga datang dengan langkah konkret. Lembaga pendidikan tinggi berbasis keagamaan ini telah menindaklanjuti kerja sama yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemkab Asahan. Beberapa program awal yang sudah bergulir antara lain kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pengiriman Mahasiswa Penggerak ke desa-desa untuk pembinaan iman dan takwa (Imtaq), serta pelibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan spiritual di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran.

Lebih dari itu, IAIDU juga ingin menjadi bagian dalam proses perencanaan jangka panjang daerah. Rektor menyampaikan harapannya agar civitas akademika IAIDU dapat dilibatkan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), termasuk dalam forum-forum ilmiah dan musyawarah pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Asahan, Zainal Arifin Sinaga, menyambut baik inisiatif yang ditawarkan IAIDU. Dalam tanggapannya, ia menilai IAIDU sebagai mitra potensial dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan religius, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Saya mengapresiasi keterlibatan IAIDU dalam kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Namun, kami juga meminta laporan tertulis atas pelaksanaan program yang sudah berjalan dan proposal kerja sama lanjutan yang lebih terstruktur,” ujar Zainal Arifin.

Ia juga mengarahkan agar IAIDU berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dalam hal penyusunan RPJMD. Sementara itu, surat penawaran kerja sama berbasis MoU dapat diajukan langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan bidang masing-masing.

Zainal Arifin juga berharap agar alumni dan mahasiswa IAIDU dapat lebih aktif dalam mendukung program-program Pemkab Asahan, salah satunya melalui pembinaan kader Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bersama Tim Imtaq Kabupaten Asahan. “Kita ingin sinergi ini bukan hanya simbolis, tetapi betul-betul memberi dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, turut hadir sejumlah pejabat penting Pemkab Asahan, di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. Oktoni Eriyanto, Kepala Bapperida Drs. H. Suprianto, M.Pd., serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Basuki, S.Pd., MM. Keberadaan mereka menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Asahan yang religius, berdaya saing, dan berkeadilan.

Dengan komunikasi yang terbuka dan program yang saling mendukung, sinergi antara IAIDU dan Pemkab Asahan diharapkan mampu mempercepat laju pembangunan, memperkuat karakter masyarakat, dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan keagamaan yang berkualitas.(Amin)