Jalan Karangsambung-Giritirto Longsor, Perbaikan Segera Dilaksanakan

Jalan Karangsambung-Giritirto Longsor
Jalan Karangsambung-Giritirto Longsor

Kebumen Jalan Karangsambung-Giritirto yang mengalami longsor di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mendapat perhatian khusus dari Bupati Lilis Nuryani. Saat melakukan peninjauan infrastruktur bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah pada Sabtu (22/3/2025), Bupati memastikan perbaikan jalan yang kini hanya tersisa separuh akibat longsor akan segera dilaksanakan tahun ini.  

“Jalan ini memiliki lalu lintas yang cukup padat dan sangat penting bagi masyarakat. Insya Allah, perbaikannya akan dilakukan tahun ini,” kata Lilis dalam keterangannya pada Minggu (23/3/2025).  

Menurut Lilis, kondisi jalan yang tergerus akibat longsor dapat membahayakan pengguna jalan sehingga perlu segera ditangani. “Jalur ini menghubungkan Kabupaten Kebumen dengan Banjarnegara dan Wonosobo, sehingga perbaikannya sangat mendesak,” ujarnya.  

Longsor yang terjadi tahun lalu di Desa Totogan menyebabkan sebagian badan jalan amblas, menghambat akses masyarakat. Oleh karena itu, Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama.  

Pembangunan Infrastruktur Wilayah Terpencil Jadi Fokus Pemerintah 

Selain meninjau Jalan Karangsambung-Giritirto, Bupati bersama rombongan juga mengecek kondisi jalan di Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonosobo.  

Sebagian besar jalan di daerah tersebut masih berupa tanah dan bebatuan, sehingga menyulitkan mobilitas warga. Bupati Lilis menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah terpencil tetap menjadi prioritas pemerintah.  

“Jalan di perbatasan kabupaten lain sudah bagus, masa kita tertinggal? Wilayah ini harus dibangun agar masyarakat lebih mudah mengakses fasilitas publik,” ungkapnya.  

Anggaran Perbaikan Jalan Sudah Disiapkan  

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kebumen, Joni Hernawan, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk memperbaiki Jalan Karangsambung-Giritirto.  

“Perbaikan ini mencakup pengerjaan badan jalan, pembangunan dinding penahan tanah untuk memperkuat bahu jalan, serta pembuatan drainase agar air dari tebing kawasan perhutani tidak langsung mengalir ke jalan. Ini penting agar longsor tidak terjadi lagi di masa depan,” jelas Joni.  

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan jalan aspal di ruas Sadangwetan-Kedunggong. “Kondisi pondasi makadamnya masih cukup kuat, sehingga pengerjaan aspal bisa dimulai setelah Lebaran,” tambahnya.  

Dengan perbaikan infrastruktur ini, diharapkan akses masyarakat semakin lancar dan perekonomian daerah pun ikut terdongkrak.(des*)