Wigiyono, Anggota DPRD Dharmasraya, Ajukan Bantuan Bedah Rumah ke Baznas

Dharmasraya – fajarharapan.id Sikap rendah hati peduli dengan masyarakat, di tunjukkan oleh salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya, Wigiyono, dari partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P).

Dengan langkah gontai berpakaian serba sederhana tampa aksesori dewan, Wigiyoni yang di dampingi Pasdisata Dt Kabilangan, anggota DPRD Fraksi Hanura itu, memasuki kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.

Sontak, kedatangan dua anggota DPRD itu membuat petinggi Baznas terkejut dan menghela nafas dalam. Seakan tak percaya dengan kedatangan dua wakil rakyat tersebut.

Dengan tetap menerapkan, Sapa Senyum dan melayani, dua anggota DPRD itu pun duduk di kursi kara yang telah disiapkan. Seperti biasa, tak ingin mendapat layanan spesial, dua wakil rakyat itu pun duduk dan bercengkrama dengan dua Komisioner baznas, layaknya masyarakat yang ingin mendapatkan layanan.

“Pak, kita ingin mengajukan bantuan bedah rumah bagi salah seorang masyarakat kita di Timpeh, Kecamatan Timpeh,” kata Wigiyono, yang juga ketua fraksi itu, sambil menyerahkan proposal yang di tentengnya, Selasa (04/03/25).

Sambil tersenyum, sosok wakil rakyat yang keseharianya dipenuhi dengan kegiatan sosial itu, memohon agar Baznas bisa membantu masyarakat nya yang tinggal di rumah tak layak huni, tampa ada layanan khusus.

“Kita mohon baznas bisa bantu, kasihan dengan warga ini, sudah tua tinggal dirumah tak layak huni,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, seakan menyimpan kesedihan yang mendalam.

Sambutan hangat pun tampak dari para pimpinan lembaga zakat itu. Dengan penuh kehangatan, Ketua Baznas Z.Lubis yang di dampingi para pimpinan lainya menyambut dua wakil rakyat itu.

“Ini lah yang wakil rakyat, peduli dengan masyarakat walau telah menjadi anggota dewan,” kata Zubis yang di amini
Pimpinan bagian administrasi SDM dan Umum, Ardios, dan perencanaan pelaporan dan ke ungan Rusmiyati.

Apa yang dilakukan wakil rakyat ini, lanjutnya, patut menjadi contoh. Dimana, menjadi pelayan bagi masyarakat merupakan sikap peduli sesama.

“Ini yang dinamakan pelayan masyarakat, meski menjadi anggota dewan, namun tetap peduli dan rendah hati,” ungkapnya