Blog  

Perlu Audit Mendalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Pembangunan Jalan di Desa Pagar Gading

Bengkulu Selatan, fajarharapan.id – Pemerintah Desa Pagar Gading di Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp.157.179.000 untuk pembuatan badan jalan.

Namun ada dugaan penggunaan dana yang tidak sesuai dengan perencanaan dan merugikan keuangan desa. Ini diperlukan audit mendalam atas dugaan penyalahgunaan dana sekaligus menyingkirkan tudingan miring dari orang yang tidak bertanggungjawab.

Tapi semuanya itu dibantah Kepala Desa Pagar Gading, Sayupi Oktalerian. Dia menyebutkan peruntukkan anggaran pembangunan jalan tersebut telah dilaksanakan sesuai prosedur.

Hasil pemantauan tim yang melakukan peninjauan terhadap pekerjaan pembukaan jalan menunjukkan adanya kecurigaan bahwa pembangunan tersebut hanya sebatas pengikisan jalan lama.

Ketua tim, Hadi, meminta agar pihak yang berkompeten melakukan audit terhadap pembukaan jalan baru di Desa Pagar Gading. Anggaran sebesar Rp.157.179.000 dialokasikan untuk pembangunan jalan sepanjang 1.400 meter, namun dalam pemantauan di lapangan terlihat bahwa volume pekerjaan diduga menghitung badan jalan yang sudah ada sebelumnya.

Aktivis di Bengkulu Selatan mengungkapkan temuan mereka setelah melakukan peninjauan di lokasi.

Mereka menduga bahwa pekerjaan yang dilakukan hanyalah pengikisan jalan lama, bukan pembangunan jalan baru yang sesungguhnya.

Dengan anggaran yang signifikan seperti itu, mereka meminta pihak yang berkompeten melakukan audit terhadap pekerjaan pembukaan badan jalan di Desa Pagar Gading, karena dikhawatirkan mengakibatkan kerugian keuangan desa.

Kepala Desa Pagar Gading Sayupi Oktalerian, saat dikonfirmasi di kediamannya, mengakui adanya jalan lama sepanjang sekitar 500 meter. Namun, dia mengklaim bahwa pembukaan badan jalan dengan anggaran sebesar Rp.157.179.000 dan panjang 1.400 meter telah selesai dilakukan selama dua minggu.

“Jadi tidak benar ada tudingan yang macam-macam, semuanya sudah dikerjakan sesuai dengan perencanaan semula. Jadi anggaran yang digelontorkan itu sudah tepat sasaran,” ujarnya membenarkan. (sugi)