Flores Timur – Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami empat kali letusan selama periode pengamatan dari Jumat (1/11/2024) pukul 00.00 Wita hingga 06.00 Wita.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, melaporkan bahwa letusan tersebut memiliki amplitudo berkisar antara 5,1 hingga 37,7 mm, dengan durasi bervariasi antara 207 hingga 1.369 detik. “Empat kali letusan teramati dengan tinggi mencapai 600 hingga 2.000 meter dan menghasilkan asap berwarna kelabu,” jelas Herman dalam keterangannya pada Jumat pagi.
Asap yang keluar dari kawah terlihat bertekanan kuat dengan warna kelabu dan intensitas tebal, membubung di atas puncak kawah. Pantauan visual menunjukkan bahwa kolom abu mengarah ke barat dan barat daya, sedangkan aliran lava menjalar ke arah timur laut sejauh 4.340 meter dari pusat letusan.
Herman juga menambahkan bahwa selama periode yang sama, terjadi satu kali gempaan tremor harmonik, satu kali vulkanik dangkal, satu kali vulkanik dalam, dan tiga kali tektonik jauh.
Saat ini, Gunung Lewotobi yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berstatus level III siaga. Warga setempat dan wisatawan diimbau untuk mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. “Kami juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari Pemda, dan tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya,” tambah Herman.(des*)






