Blog  

Jika Ingin Maju Jangan Membeda-bedakan, Alfin : Kita Adalah Satu dan Saatnya Kita Bersatu

Sungai Penuh – Alfin – Azhar (Al-Azhar) Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh yang diusung partai penguasa tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) selalu ditunggu kedatangannya oleh masyarakat.

Pasalnya Al – Azhar yang diusung partai besar yakni, Gerindra, PAN, Nasdem Hanura dan PKB memiliki pengalaman dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta memiliki gagasan yang bernas mengatasi berbagai masalah yang dirasakan masyarakat.

Kota Sungai Penuh dengan jumlah penduduk lebih seratus ribu jiwa dengan 8 kecamatan dan 69 desa/kelurahan yang didiami oleh berbagai suku dan etnis di Indonesia serta berbagai profesi.

Pada kesempatan blusukan Al – Azhar di Desa Lawang Agung Kecamatan Pondok Tinggi, Senin, 30 September 2024, Paslon ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat serta warga sekitar yang ingin bertemu langsung dengan Alfin dan mendengarkan ide-ide inovatif dari sang pengusaha tersebut.

Alfin prihatin dengan kondisi masyarakat saat ini, ia pun mengajak semua elemen untuk bersatu dalam rangka memajukan kota kelahirannya.

“Jika ingin maju, jangan membeda-bedakan, kita adalah satu dan saatnya kita bersatu untuk memajukan Kota Sungai Penuh disegala sektor. Karena kondisi Kota Sungai Penuh saat ini sedang tidak baik-baik saja,” kata Alfin.

Alfin juga mengatakan bahwa dirinya telah mengunjungi masyarakat di delapan kecamatan melihat langsung kehidupannya, terbukti apa yang digadang-gadang bahwa ekonomi meningkat, pengangguran menurun adalah tidak benar, berbanding terbalik dari kenyataan.

Tokoh masyarakat Sungai Penuh Dpt. Hamdan Manan menyebutkan bahwa dirinya mendukung Alfin menjadi Walikota Sungai Penuh setelah melalui kajian sebab dirinya yakin Al – Azhar mampu merubah kota ini menjadi setara dengan kota maju lainnya.

“Saya mendukung Alfin karena niat baiknya serta kemampuan dan pengalamannya akan mampu memajukan Kota Sungai Penuh nanti,” ujar Hamdan.

Penduduk Kota Sungai Penuh heterogen, jadi dukungan untuk Alfin tidak berdasarkan sukuisme tapi berdasarkan rekam jejak yang baik, karena kondisi sekarang sangat tidak baik.

“Untuk merubah itu semua dari kondisi tidak baik tidak ada cara lain, kita harus bersatu dan nomor satu adalah pilihan tepat,” sebut Hamdan penuh keyakinan. (al)