Kapuas  

Pembangunan Gedung Unit Produksi SMK-GKE Mandomai Resmi Dimulai

Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas resmi memulai pembangunan Gedung Unit Produksi di SMK-GKE Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas pendidikan kejuruan. Pj Bupati Kapuas, H. Darliansjah, didampingi Sekda Kapuas, Septedy, memimpin peletakan batu pertama dalam acara peresmian yang dilaksanakan pada Kamis (26/9/2024).

Pembangunan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas tahun 2024. Proyek ini melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (PUPRPKPP), yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan gedung yang akan berfungsi sebagai unit produksi bagi siswa-siswi SMK.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kapuas H. Darliansjah menekankan pentingnya keberadaan Gedung Unit Produksi di lingkungan sekolah kejuruan sebagai sarana pelatihan berbasis produksi. “Gedung ini akan menjadi tempat bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan wirausaha, melakukan praktik produktif, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan mereka melalui kegiatan produktif,” ujar Darliansjah.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala OPD terkait, Kepala SMK-GKE Mandomai, Ira Andriani, Ketua Yayasan Bina Insan Mandiri Abadi, Ubai Asan, serta Camat Kapuas Barat, Riza Pahlevi. Para tamu undangan dari berbagai lapisan pemerintahan dan pendidikan menyaksikan peresmian dimulainya pembangunan gedung ini.

Darliansjah juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh pendidikan kejuruan saat ini, yaitu masih adanya lulusan SMK yang kompetensinya belum memenuhi standar dunia usaha dan industri. “Dengan adanya Gedung Unit Produksi ini, kami berharap lulusan SMK-GKE Mandomai dapat lebih siap memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan mereka,” imbuhnya.

Ia mengajak pihak sekolah dan yayasan untuk segera menyusun program kerja unit produksi setelah gedung selesai dibangun. “Kami berharap program kerja ini bisa mencakup kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta untuk pemasaran hasil produksi, pemberdayaan alumni, serta penataan keuangan unit produksi yang transparan,” tambah Darliansjah.

Lebih lanjut, Pj Bupati mengingatkan bahwa pembangunan gedung ini dibiayai oleh APBD, yang bersumber dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat. “Karena bangunan ini dibangun dengan uang rakyat, kami berharap fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat, khususnya generasi penerus kita,” tuturnya.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di salah satu desa di Kecamatan Kapuas Barat. Selain itu, Pj Bupati dan rombongan melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Jembatan Mandomai yang merupakan proyek strategis daerah.

Dengan dimulainya pembangunan Gedung Unit Produksi SMK-GKE Mandomai, diharapkan kualitas pendidikan kejuruan di Kabupaten Kapuas dapat meningkat signifikan. Gedung ini akan menjadi sarana penting bagi siswa untuk memperoleh keterampilan praktis yang diperlukan di dunia kerja, sekaligus menjadi pusat kegiatan produktif yang memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan demi mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia industri. (FJR)