Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melaksanakan kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting yang dibuka Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Hendri di Aula Balaikota, pada Rabu, 4 September 2024.
Kegiatan ini, kata Hendri dalam sambutannya, sebagai bagian dari upaya strategis dalam percepatan penurunan stunting di Kota Pariaman.
Hendri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target penurunan stunting di Kota Pariaman.
“Kegiatan dengan melibatkan empat auditee. Yakni dua balita di bawah dua tahun (baduta) dan dua ibu hamil (bumil). Hal ini untuk mengidentifikasi penyebab dan solusi dalam penanganan stunting” ungkap Hendri yang juga Kepala Bappeda itu.
Kemudian, dilanjutkan dengan Kick Off yang dilakukan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lucyanel Arlym.
Ia menyoroti pentingnya pemantauan berkelanjutan dan intervensi yang tepat sasaran dalam menurunkan angka stunting di masyarakat.
Diharapkan, Diseminasi Audit Kasus Stunting ini agar dapat memberikan panduan yang lebih jelas bagi semua pemangku kepentingan.
“Terutama dalam menjalankan program-program yang efektif untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Pariaman” sebutnya.
Selanjutnya, Tim Pakar mempresentasikan hasil audit kasus dan rekomendasi langkah-langkah penanganan stunting secara rinci. Presentasi dengan moderator, Jayandra, dari Satgas Stunting Kota Pariaman.
Diskusi yang diikuti 250 peserta berjalan dinamis dengan fokus pada solusi konkret yang dapat diimplementasikan segera.
Kehadiran peserta juga dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OPD dan undangan lainnya itu, mencerminkan komitmen bersama dalam mengatasi stunting di Kota Pariaman.(d/ssc).






