Kota Pariaman – Pasangan calon (Paslon) Yota Balad -Mulyadi sebagai Calon Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Pariaman priode 2024-2029 ini mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Kedatangan rombongan Paslon Yota Balad-Mulyadi setiba di pintu gerbang disambut Sekretaris KPU Kota Pariaman Darlis dengan pengalungan Sal Batik KPU kepada Paslon ini.
Setiba di ruangan pertemuan, Yota Balad -Mulyadi diterima oleh Ketua KPU Kota Pariaman Ali Unan didampingi empat Komisioner lainnya, juga ikut Ketua Bawaslu Kota Pariaman
Ketua KPU Kota Pariaman Ali Unan mengatakan, bahwa kompetisi Pilkada Kota Pariaman 2024 ini dengan moto Pilkada Badunsanak. “Sehingga Pilkada Kota Pariaman berjalan lancar dan aman” harapnya.
Ia jelaskan, penetapan pada tanggal 22 September 2024, pencabutan nomor urut pada tanggal 23 September 2024. Sedangkan masa kampanye pada 25 Oktober – 23 November 2024.
“Dalam masa kampanye itu, disilahkan kepada Paslon Walikota dan Wakil Walikota, memaparkan program kerja kepada warga Kota” ajak Ali Unan.
Ia nyatakan bahwa berkas persyaratan administrasi Yota Balad- Mulyadi dinyatakan telah lengkap, setelah di chek secara seksama.
Ketua Tim Pemenang Paslon Yota Balad -Mulyadi, Fitri Nora mengatakan bahwa Paslon ini diusung Partai Politik (Parpol) PPP, Gerindra, Nasdem dan PDIP
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses ini. Termasuk pelaksanaan pendaftaran Paslon Yota Balad – Mulyadi di KPU pada hari ini” ucap Fitri Nora, Ketua Gerindra Kota Pariaman ini.
Yota Balad dalam konferensi pers mengemukakan, bahwa kita akan mengusung tema “Bersatu, Pariaman Maju”. Untuk meraih kemajuan Kota Pariaman, ia mohon dukungan dari warga Kota untuk memberikan kepercayaan dalam memimpin Kota Pariaman nantinya.
“Kebersamaan kita, sangat menentukan kepada kemajuan Kota nantinya. Terutama mengelola potensi yang tersedia baik ekonomi, UMKM, pertanian, perikanan dan pariwisata di Kota Pariaman” tutur Yota Balad.
Ia tegaskan, kita akan lanjutkan program yang telah terlaksana secara baik. Dan, akan kita evaluasi dan dibenahi yang belum terlaksana.
“Kita tidak ada yang program yang mercusuar. Kita menawarkan Satu Keluarga Satu Tahfidz sebagai pondasi dalam kehidupan beragama dalam keluarga dan masyarakat. Ini sebagai falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” jelasnya.
Sedangkan Mulyadi menyatakan ia bila terpilih sebagai Wakil Walikota nantinya, akan tahu diri sebagai pembantu Wakil Walikota.
“Kita harus sadar dengan memposisikan diri. Janganlah kita merasa sebagai Walikota pula. Punah lah Wak, kita hanya mengingat sekaligus memback up kepada pekerjaan Walikota” tegas Mulyadi.
Sementara itu, Mukhlis Rahman yang pernah Walikota Pariaman dua periode ikut mengantarkan Paslon Yota Balad -Mulyadi ke KPU.
Mukhlis Rahman mengaku bahwa ketiga Paslon Kepala Daerah Kota Pariaman ini, saya telah kenal mereka sebagai staf di Pemerintah Kota Pariaman maupun mitra kerja di DPRD.
“Kalau ada tiga pilihan yang baik, maka pilih yang tebaik. Jikalau ada yang jelek, maka pilih yang sedikit jeleknya” ungkap Mukhlis Rahman mengutip hadits Rasulullah.
Kemudian, kata Mukhlis Rahman yang kini punya Pondok Pesantren Al-Mughni ini, menyebut, pilihlah yang terbaik dalam keluarga. “Keluarga yang baik, tentu akan baik pula terhadap masyarakat yang akan dipimpinnya” tandas Mukhlis Rahman.(ssc).






