Puskesmas Air Santok Percontohan ILP Sumbar ; Terima Studi Tiru Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh

Oplus_0

Kota Pariaman – Puskesmas Air Santok, Kota Pariaman mendapat kunjungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Payakumbuh, pada hari Kamis 1 Agustus 2024.

Kunjungan rombongan Dinkes Kota Pariaman yang merupakan tamu ke 14 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (Sumbar) ke Puskesmas Air Santok ini, dalam rangka kaji tiru pelaksanaan Puskesmas Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP).

Untuk Kota Payakumbuh, merupakan kunjungan ketiga kalinya. Sebelumnya, diikuti Tenaga Teknis Puskesmas. Terdiri dari tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Rombongan Dinkes Kota Payakumbuh itu diterima Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman Hendri, Kabid Kesmas Dinkes Kota Pariaman Susrikawati beserta jajarannya, Camat Pariaman Timur M. Arif Gunawan, Kepala Desa Cubadak Mentawai Azwirman, Kepala Puskesmas Air Santok Isneli Warni dan seluruh Staf Puskesmas Air Santok.

Plt Kepala Dinkes Hendri mengatakan kami menyambut dengan sangat baik kunjungan ini. Sebab, Puskesmas Air Santok telah menjadi percontohan di Provinsi Sumbar.

“Dalam hal pelayanan kesehatan masyarakat, dengan penerapan ILP nya. Yakni berorientasi kepada pelayanan siklus kehidupan mulai dari bayi, balita sampai lansia,” tukas Hendri

Apalagi dalam kunjungan dari Kota Payakumbuh ini, tutur Hendri, diikuti mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris dan seluruh Kabid Dinkes, seluruh Camat dan Lurah se-Kota Payakumbuh, serta Kepala Puskesmas dan Kepala TU se-Kota Payakumbuh yang berjumlah 45 orang.

“Luar Biasa Dinkes Kota Payakumbuh memboyong semua stakeholder kesehatan berkunjung ke Puskesmas Air Santok. Mungkin beralasan, Puskesmas Air Santok juga selalu diikutsertakan dalam perencanaan ILP oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Zoom biweekly ILP dengan Menteri Kesehatan” tutur Hendri.

Kami mendapat informasi, Hendri menambahkan, bahwa pada pertemuan biweekly terakhir pada 31 Juli 2024, tentang Buku Pedoman Kerja Puskesmas ILP sedang proses penyusunan oleh Kemenkes.

Hendri juga menyebut, Buku tersebut rencananya akan dilaunching pada bulan September 2024 mendatang.

Ia berharap melalui buku ini nantinya, akan lebih membantu kesemua Puskesmas yang ada di Provinsi Sumbar, dalam penyempurnaan pelaksanaan Puskesmas ILP di daerahnya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Air Santok, Isneli Warni bersama dengan Andriani menyampaikan pelaksanaan dan perkembangan ILP yang sudah berjalan di Puskesmas Air Santok selama ini sejak Tahun 2023 lalu.

“Puskesmas Air Santok yang meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2023 kemaren, maka ditunjuk Kemenkes sebagai satu-satunya Puskesmas Percontohan terbaik di Sumbar,” tuturnya.

Isneli Warni menyebut dengan adanya kaji tiru Dinkesas Kota Payakumbuh ke Kota Pariaman ini, ia berharap agar sharing ilmu yang didapatkan untuk berkemajuan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga agar dapat terlaksana penerapan di Puskesmas. Ini sebagai bentuk upaya mendukung transformasi kesehatan yang berfokus pada ILP di daerah tersebut nantinya” ucapnya mengakhiri. (mc/ssc)