Sampit, fajarharapan.id – Bupati Kotim Halikinnor mengusulkan kepada pemerintah pusat agar penempatan tenaga kesehatan (nakes) dan guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dikelola oleh pemerintah daerah.
Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Saya sedang mencoba meminta ke pemerintah pusat agar penempatan nakes dan guru, khususnya yang berstatus PPPK, bisa diatur oleh daerah saja,” ujar Halikinnor di Sampit, Sabtu (29/6/2024).
Menurut Halikinnor, saat ini sebagian besar nakes dan guru ASN terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Padahal, masyarakat di daerah pelosok juga berhak mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Untuk mendukung upaya ini, Halikinnor telah menginstruksikan kepala dinas terkait untuk menginventarisasi ASN di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing. Ia menekankan pentingnya menempatkan ASN sesuai dengan daerah asal mereka untuk memudahkan adaptasi dan meningkatkan kinerja.
“Misalnya, ASN dari Kecamatan Antang Kalang yang sudah memiliki tempat tinggal di sana, lebih baik ditempatkan di daerahnya. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah beradaptasi dan betah,” jelas Halikinnor.
Halikinnor percaya bahwa ASN yang sudah beradaptasi dengan lingkungan tugasnya akan bekerja lebih maksimal. Hal ini berbeda dengan ASN dari kota yang ditempatkan di pelosok, yang sering kali merasa rindu untuk pulang kampung.
Namun, ia juga membuka kemungkinan untuk menempatkan ASN dari daerah lain sesuai dengan kebutuhan.
Dalam upaya pemerataan pelayanan ini, Halikinnor juga memberikan izin kepada Dinas Pendidikan untuk mengangkat tenaga honorer sebagai tenaga kontrak jika memang diperlukan, meskipun ada larangan dari pusat.
“Kalau memang dibutuhkan, angkat saja tenaga honorer itu sebagai tenaga kontrak. Namun, pastikan mereka adalah orang yang benar-benar mau mengabdi kepada masyarakat dan siap ditempatkan di mana saja,” tegasnya.
Halikinnor mengingatkan agar dalam pengangkatan tenaga kontrak, dipilih orang-orang yang siap mengabdi dan tidak langsung meminta pindah ke kota setelah beberapa bulan bekerja.
Dengan langkah-langkah ini, Halikinnor berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah, termasuk daerah pelosok. (audy)







