Sampit, fajarharapan.id – Untuk pertama kalinya, Turnamen Bupati Cup digelar di Kecamatan Mentaya Hilir Hulu (MHU) sebagai ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar kecamatan dan desa, serta meningkatkan kebugaran melalui olahraga.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, saat membuka turnamen tersebut di Lapangan Bola Raja Bungsu, Desa Bagendang Hulu, Minggu 23 Juni 2024 dan sekaligus melakukan tending pertama.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Ketua I DPRD Kotim Rudianur, Kepala Dispora Wiyono, Kepala Dinas SDABMBKPRKP, serta unsur kecamatan setempat.
Dalam sambutannya, Halikinnor menekankan bahwa selain untuk mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kebugaran masyarakat.
Berdasarkan Laporan Nasional Sport Development Index (SDI) 2021 oleh Kemenpora, tingkat kebugaran masyarakat Indonesia masih sangat rendah, termasuk di Kotim. Dari jumlah penduduk, sebanyak 76 persen masuk kategori tidak bugar, 53,63 persen sangat tidak bugar, dan hanya 5,86 persen yang sangat bugar atau prima. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kebugaran masyarakat menjadi sangat penting.
“Kami berharap dengan seringnya diadakan kegiatan seperti ini, kebugaran masyarakat, terutama anak-anak, bisa meningkat dan terjaga. Tubuh yang sering berolahraga akan lebih sehat dibanding yang tidak,” ujar Halikinnor.
Melalui turnamen ini, pemerintah daerah juga berharap dapat menjaring bibit atlet potensial di Kotim yang bisa dibina dan dikembangkan untuk mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Bupati Kotim juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara dengan baik, sehingga Turnamen Bupati Cup MHU 2024 dapat berjalan lancar dan diharapkan terus berlanjut hingga akhir kegiatan.
Camat MHU, Muslih, juga merasa bangga karena kecamatannya dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen ini. “Turnamen Bupati Cup MHU 2024 ini menjadi sejarah baru bagi kecamatan kami. Kami ditunjuk langsung oleh bupati sebagai penyelenggara turnamen ini dan beliau juga menyumbangkan hadiah hingga Rp32 juta,” ungkapnya.
Muslih menambahkan bahwa kecamatan MHU memang memiliki agenda pertandingan sepak bola setiap tahun, dan dengan arahan bupati, kegiatan tersebut dikemas menjadi Turnamen Bupati Cup MHU, yang tentunya menambah kemeriahan acara dan semangat masyarakat, terutama para atlet yang bertanding.
Turnamen Bupati Cup MHU 2024 yang mengusung tema “My Game is Fair Play” berlangsung dari 23 Juni hingga 17 Juli 2024. Dari 32 tim yang awalnya mendaftar, hanya 28 tim yang dapat mengikuti pertandingan karena beberapa kendala.
Peserta turnamen berasal dari berbagai kecamatan di wilayah utara, beberapa kecamatan di wilayah tengah, serta perwakilan desa di wilayah selatan. Selain aparatur pemerintah, turnamen ini juga diikuti oleh kalangan pelajar dan perusahaan besar swasta.
Hari pembukaan turnamen dimeriahkan dengan pertandingan eksibisi antara Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kotim melawan Asosiasi Camat Kotim (ACK), yang dimenangkan oleh Apdesi dengan skor 2:1. Acara dilanjutkan dengan pertandingan antar pelajar. (audy)






