Sampit, fajarharapan.id – Bupati Kotim Halikinnor mengungkapkan bahwa panen karya memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk berkreasi dan melatih sifat bergotong-royong, seperti yang disampaikannya saat membuka kegiatan Panen Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA 4 Sampit pada Kamis (20/6/2024).
Kegiatan ini melibatkan 8 stand dari kelas X dan XI SMAN 4 Sampit serta 10 stand UMKM, yang menampilkan hasil karya siswa dalam pameran sebagai implementasi kurikulum merdeka belajar.
Panen karya ini tidak hanya memberi wadah kepada siswa untuk berkarya dan berkreasi, tetapi juga melatih mereka menanamkan sifat bergotong-royong dengan berbagai pihak, dengan dukungan kolaborasi dari guru dan orang tua siswa SMAN 4 Sampit.
“Kolaborasi ini akan sangat baik untuk memajukan pendidikan, karena kita tidak bisa bergerak sendiri,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga mengundang pelaku UMKM untuk mengajarkan siswa tentang pembuatan produk bernilai jual dan ekonomis.
Panen Hasil Karya P5 memberi kesempatan bagi siswa untuk berekspresi dan menampilkan karya sesuai bidang masing-masing.
“Kemarin kami mengajak sekolah lain untuk bergabung, dengan tujuan bersama mewujudkan profil pelajar Pancasila, namun dalam perjalanannya, banyak sekolah yang hanya mengirimkan pentas seni,” tambahnya.(audy)






