Kotim  

Penerapan Kurikulum Merdeka di Kotim, Wabup; SDN 3 Mentawa Baru Hulu Bisa Jadi Contoh Sekolah Lain

“Kegiatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan kemampuan siswa dalam menguatkan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kami berharap siswa-siswa SDN 3 Mentawa Baru Hulu menjadi generasi yang religius, mandiri, disiplin, kreatif, dan berani,” tambah Irawati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, mengungkapkan dukungannya terhadap Gebyar P5. “Ini adalah langkah nyata dalam mendorong siswa memahami kewirausahaan dan gotong royong. Belajar tidak hanya di dalam kelas tetapi juga melalui kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat bagi anak-anak,” katanya.

Irfansyah menjelaskan bahwa kegiatan seperti Gebyar P5 tidak diwajibkan oleh Dinas Pendidikan, tetapi merupakan inisiatif sekolah. “Sekolah-sekolah lain juga dapat melaksanakan kegiatan serupa sesuai dengan kemampuan dan ide masing-masing. Yang penting adalah tujuannya, yaitu meningkatkan kemandirian dan gotong royong siswa serta menampilkan hasil karya mereka,” ujarnya.

Kepala SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Niat Sugeng Priyono, menyatakan bahwa Gebyar P5 adalah kegiatan rutin yang kedua kalinya diadakan sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. “Kami ingin memberikan wadah bagi siswa untuk menampilkan talenta dan hasil karya mereka. Ini juga merupakan cara kami untuk menggali potensi setiap siswa sejak dini,” jelas Sugeng.

Acara Gebyar P5 tersebut menampilkan berbagai talenta siswa, mulai dari tarian, prakarya, hingga berbagai produk kreatif lainnya. Selain itu, sejumlah stan didirikan untuk memamerkan hasil karya siswa.

Sugeng menambahkan bahwa sejak awal masuk sekolah, siswa sudah dipetakan sesuai dengan minat dan bakat mereka. Hal ini bertujuan agar setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Kami berharap para siswa dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi mereka. Belajar itu tidak harus hebat di semua bidang, tetapi di mana mereka memiliki talenta, di situlah kami kembangkan,” pungkas Sugeng. (audy)