
Solsel, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) melalui Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten telah mengunjungi 40 masjid dan mushalla selama malam Ramadhan 1445 hijriyah/2024 masehi yang tersebar di 7 Kecamatan di daerah berjulukan Sarantau Sasurambi itu.
Tim I di Pimpin Bupati Solok Selatan Khairunas, Tim 2 di pimpin Wakil Bupati Solsel Yulian Efi, Tim 3 Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda, Tim 4 Kapolres Solsel AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara, Tim 5 Kepala Kejaksaan Negeri Solsel F.Akbar Ali dan Tim 6 Kepala Kemenag Solsel Kasmir.
Masing-masing masjid/mushalla yang dikunjungi TSR Kabupaten Solsel mendapatkan bantuan pembangunan sebesar Rp30 juta, kain sarung, dan mukena. Termasuk bantuan logistik Rp20 juta dan Beasiswa nilainya beragam dari Baznas serta bantuan pembangunan dari Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang dan Muara Labuh.
Bupati Solsel Khairunas di setiap masjid/mushalla menyampaikan realisasi program unggulan, kebijakan, dan pembangunan yang telah dan akan dilakukan di Solsel.
Bahkan, Solsel satu-satunya daerah di Sumbar yang memiliki program satu jorong satu rumah Tahfidz di Sumatera Barat (Sumbar). Saat ini sudah 379 rumah Tahfidz di didirikan, dengan rincian 274 rumah tahfiz binaan Pemkab dan 105 Rumah tahfiz mandiri yakni didirikan perorangan, perantau dan lainnya.
Pada tahun 2023, seluruh guru tahfidz baik binaan maupun mandiri kesejahteraannya sudah ditingkatkan oleh Pemkab Solsel melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra).
Menurut Bupati Khairunas, sudah lebih dari 20 ribu anak-anak Solsel sudah bertitel hafidz Quran. Program tahfidz ini siapkan Pemkab dalam menyambut generasi emas tahun 2045, matangkan ilmu pengetahuan alam dengan ilmu agama. Cikal bakal pemimpin daerah yang berakhlak di masa akan datang.
Termasuk Program seragam sekolah gratis bagi siswa baru di tahun 2023 telah di salurkan Pemkab Solsel sebanyak 17.281 stel untuk siswa TK/PAUD, SD, SLTP, SLTA dan sekolah Madrasah. Pada tahun 2024 ini juga sudah dianggarkan di APBD Solsel sebesar Rp4,2 miliar, program ini direalisasikan sejak tahun 2021 lalu.
Bantuan seragam ini dalam mensupport, mendukung dan meringankan beban orang tua siswa. Apalagi yang ekonomi lemah sangat terbantu.
Juga satu-satunya daerah di Sumbar yang memberikan seragam sekolah gratis untuk semua jenjang pendidikan, termasuk sekolah yang jadi Kewenangan Provinsi Sumbar dan sekolah dibawah Kementerian Agama.
Untuk kelanjutan pendidikan, beasiswa untuk 820 siswa SD dan SMP yang kurang mampu di Solsel sudah terima Rp512 Juta, serta beasiswa berprestasi bagi mahasiswa asal Solsel sebanyak 198 orang pada tahun 2023.
Sektor kesehatan, selama tahun 2023, dari 182.315 jiwa penduduk Solsel. Capaian kepesertaan BPJS penduduk Solok Selatan menembus angka 95,93 persen, artinya sudah 174.887 jiwa penduduk sudah tercover BPJS Kesehatan. Pada tahun 2024 ini kata Bupati, seluruh masyarakat Solsel akan di BPJS kan. (man)






