Investigasi Kecelakaan Kereta, KAI Bentuk Tim Bersama KNKT, TNI, dan Polri

Tabrakan Kereta di Bandung.
Tabrakan Kereta di Bandung.

Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membentuk tim investigasi menyusul kecelakaan yang terjadi antara Kereta Api (KA) Turangga dan Kereta Commuterline Bandung Raya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada pagi Jumat ini.

Raden Agus Dwinanto Budiadji, EVP of Corporate Secretary KAI, memastikan bahwa tim investigasi terdiri dari beberapa pihak, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), TNI, Polri, Basarnas, DJKA, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan pihak terkait.

Pembentukan tim investigasi ini merupakan bukti keseriusan perusahaan dalam menemukan penyebab kecelakaan. Hal ini dilakukan agar dapat segera dievaluasi untuk meminimalisir kemungkinan kecelakaan serupa di masa mendatang.

Agus melihat bahwa manajemen KAI telah melakukan upaya-upaya untuk menekan dan meminimalisir potensi kecelakaan kereta api. Upaya tersebut termasuk peningkatan sistem komunikasi, perjalanan kereta, dan aspek teknis lainnya.

Empat korban yang meninggal dunia adalah petugas KAI, melibatkan Masinis, Asisten Masinis, Pramugara, dan Security.

Untuk mengatasi perjalanan kereta lain yang akan melintas di jalur tersebut, KAI sedang melakukan upaya rekayasa operasional dengan menggunakan jalur memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

Saat ini, tim KAI sedang melakukan proses evakuasi kedua rangkaian kereta, dan diperkirakan dalam beberapa jam, kereta akan ditarik ke stasiun terdekat. Setelah itu, tim teknis akan memeriksa kelaikan rel di lokasi kecelakaan, dengan harapan jalur rel dapat segera dioperasikan dalam waktu singkat.(BY)