Sport  

Kronologi Tiga Bulan Proses Pembicaraan Pramudya Kusumawardana untuk Mundur dari Pelatnas PBSI

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan berpotensi bubar.
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan berpotensi bubar

Yeremia RambitanYeremia Rambitan, pasangan Pramudya Kusumawardana di lapangan, membeberkan kronologi keinginan Pramudya untuk mundur dari Pelatnas PBSI. Menurut Yeremia, pembicaraan mengenai hal ini sudah dimulai sejak tiga bulan yang lalu.

Pramudya secara langsung berbicara kepada Yeremia sebagai pasangannya, menjelaskan bahwa keputusannya tersebut dipengaruhi oleh keinginan untuk fokus pada kuliah. Meskipun demikian, Pramudya juga merasa galau karena masih ingin melanjutkan karirnya sebagai pebulu tangkis, terutama karena mereka masih dapat bersaing dengan pasangan-pasangan terbaik.

Yeremia juga menyebut bahwa Pramudya dalam beberapa minggu terakhir tampak lebih pendiam dari biasanya. Yeremia memberikan ruang kepada Pramudya, bahkan memberikan kesempatan untuk menjalani liburan ke Jepang bersama keluarganya.

Meski demikian, Yeremia membantah bahwa keputusan Pramudya tidak terkait dengan situasi di Eropa, terutama dalam Arctic Open 2023. Mereka tidak berkomunikasi di lapangan pada saat itu.

“Enggak ada. Enggak ada hubungannya (dengan situasi di Eropa),” tambah Yeremia.

Berita tentang keputusan Pramudya untuk mundur juga mencapai telinga rekan-rekan ganda putra lainnya. Yeremia bahkan mengungkapkan bahwa Pramudya mendapat nasihat dari para senior untuk mempertimbangkan kembali pilihan mundurnya.

“Tanggunglah, kalau memang mau kuliah kan, ya selesaikan Olimpiade dulu. Misalkan kalau enggak tembus, emang mau bisa partner atau masih kuliah, keputusan kan di dia gimana,” imbuhnya.

Saat ini, baik Yeremia maupun pelatih masih berharap Pramudya memutuskan untuk tetap bertahan. Keputusan final dari Pramudya diharapkan akan diumumkan setelah ia menjalani liburan.(BY)