Valencia – Persaingan sengit dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2023 semakin memanas menjelang seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Francesco Bagnaia, yang masih memimpin klasemen, kini dihadapkan pada tekanan dari para pembalap asal Spanyol, yang berpotensi memberikan bantuan kepada Jorge Martin.
Setelah sprint race pada Sabtu (25/11/2023), jarak antara Bagnaia dan Martin menyempit dari 21 poin menjadi 14 poin. Bagnaia memiliki peluang besar menjadi juara dunia jika bisa finis di lima besar, tanpa memedulikan raihan Martin. Di sisi lain, Martin perlu finis di tiga besar untuk menjaga peluangnya.
Namun, ada kekhawatiran bahwa Bagnaia mungkin mengalami nasib serupa dengan Ayumu Sasaki di Moto3 musim ini. Sebuah unggahan di TikTok @lambegpvid mengemukakan potensi tekanan dari pasukan Spanyol terhadap Bagnaia, seperti yang terjadi pada Sasaki di Moto3 Qatar 2023.
“Kuatir pasukan Spanyol akan mepet Pecco terus sampai jatuh. Martin maju terus. Tim Spanyol mepet Pecco terus. Kayak di Moto3 kemarin. Kasihan Sasaki,” ungkap akun @ultrameninsaf.
Dukungan Martin dari para pembalap Spanyol, termasuk Marc Marquez, menciptakan dinamika menarik. Marquez telah menunjukkan dukungannya kepada Martin, bahkan terlihat “mengawal” di lintasan, meski berakhir dengan insiden kurang menguntungkan di Qatar pekan lalu.
Namun, Bagnaia juga memiliki dukungan dari sejumlah pembalap Ducati dan Italia, termasuk rekan setimnya Enea Bastianini. Para pembalap alumni akademi VR46 seperti Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Marco Bezzecchi juga dapat memainkan peran penting.
Seri terakhir MotoGP Valencia 2023 menjadi penutup yang penuh teka-teki, di mana peran para pembalap dan tim dapat memberikan pengaruh signifikan dalam penentuan gelar juara dunia musim ini. Aksi balap yang menegangkan dan strategi yang cerdas akan menjadi penentu utama pada malam balapan di Sirkuit Ricardo Tormo.(BY)






