Kampung Quran, Anak-Anak Sampai Orang Tua Ikut Belajar Ngaji di Pasaman

Kampung Alquran di Pasaman.
Kampung Alquran di Pasaman.

Menurut Bupati Sabar, sudah pas kita sandingkan program Pasaman Berimtaq dengan Program Pasaman Cerdas. Target program untuk ‘melahirkan’ generasi muda Pasaman yang berinteleqtual dan berakhlakul karimah, insyaalah terwujud.

“Alangkah indahnya Kapubaten Pasaman kita ini, bila di tiap-tiap rumah ada penghapal alquran,” ujar Bupati Sabar, saat lounching Kampung Qur’an di Jorong Muaro, Rabu.

“Selesai magrib baca alquran, selesai subuh baca alquran. Usahakan, tiap satu minggu tamat satu juz,” pinta bupati.

Dikatakan, orang yang baik itu adalah orang yang belajar alquran dan lebih baik lagi orang yang mengajarkan alquran.

“Bila sudah hapal alquran, lanjut untuk mengamalkan isi kandungan alquran dalam kehidupan sehari-hari,” pesan bupati lagi.

Ditegaskan pula, bahwa peristiwa ini akan dicatat sebagai sejarah, karena berdirinya Kampung Quran pertama di Kabupaten Pasaman.

Ketua Pelaksana Lounching Kampung Quran, H. Alwi, SPd melaporkan, bahwa kegiatan kampung Quran Muaro Sungai Lolo berawal dari keprihatinan melihat generasi muda sudah jauh dari alquran, apalagi ditengah kemajuan teknologi sekarang.

Padahal, lanjut H. Alwi, Kampung Muaro dulunya banyak berdiam ulama dan ustadz besar, yang menyebarkan agama Islam. Diantaranya Syekh Umar dari Sungai Pandahan, Syekh Sutan Usman Tuanku Mudo dan lainnya.

“Semoga Pasaman menjadi Serambi Mekahnya Sumatera Barat yang Qur’ani,” do’a Haji Alwi.

Pembina Kampung Quran Muaro, H. Maswir, Lc dalam keteranganya mengatakan, sepulang menyelesaikan kuliah di Mesir, ia mencoba untuk mendirikan kelompok baca alquran, yang dimulai dari lingkup keluarga.

“Kita mulai sejak 2021, terbatas kalangan keluarga yang berjumlah 30 orang waktu itu. Kemudian terus berkembang, menjadi kelompok-kelompok baca alquran di kampung-kampung yang ada di Nagari Muaro Sungai Lolo.

“Tahun ini sudah ada 6 kelompok di Kampung Muaro, 3 kelompok di Sungai Lolo dan 2 kelompok lagi di Jorong Pintuai. Totalnya 11 kelompok dengan jumlah 433 orang,” papar H. Maswir.

Kampung Quran Muaro Sungai Lolo mengadakan berbagai kegiatan rutin, berupa maghrib mengaji, Majelis Quran, Tarbiyatul Qur’an, Tahfizd Qur’an, Takhyah dan Saritilawah.