Pekanbaru, fajarharapan.id -Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, Minggu 8 Oktober 2023, genap berumur 78 tahun. Pada usia menjelang senja ini, semoga lebih baik ke depannya.
DR. Zulfikri.,SH.,MH., tokoh masyarakat Riau yang berasal dari Kabupaten Pasaman, yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Keluarga Pasaman-Pasaman Barat (IKP-PBR) Provinsi Riau kepada fajarharapan.id, Minggu, 8 oktober 2023 di Pekanbaru mengatakan, pada hari jadi Kabupaten Pasaman ini, ada beberapa catatan yang harus jadi perhatian dan dipertimbangkan.
Terutama pemerintahan Kabupaten Pasaman diantaranya perlu ditingkatan kemampuan ASN untuk merealisasikan APBD, begitu juga kinerja OPD, karena ekonomi masyarakat sangat tergantung dari APBD.
Ditambahkan, kalau regulasi membolehkan para perantau ikut campur masalah lambatnya serapan APBD tersebut, tentu akan ikut membantu, tapi regulasi tidak membolehkan.
“Mungkin perlu lembaga monitoring serapan APBD ini dari masyarakat untuk mengingatkan terus agar jangan lalai. Bagi OPD yang cepat merealisasikan anggarannya diberikan hadiah dari masyarakat, bukan dari APBD dananya.
“Mungkin ini perlu difikirkan untuk memotivasi OPD bekerja maksimal. Semoga Pasaman Saiyo maju dan jaya selalu,” tutup Zulfikri (zal)






