Jakarta — Apple memperkenalkan generasi terbaru lini premiumnya, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, pada 9 September. Secara visual, kedua perangkat masih mempertahankan bahasa desain yang tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya. Namun, sejumlah komponen internal mendapatkan pembaruan cukup signifikan.
Salah satu perubahan utama berada pada sektor performa melalui penggunaan cip A20 Pro dengan proses fabrikasi 2nm. Apple juga meningkatkan kapasitas baterai dan memperkenalkan kamera utama dengan sistem aperture yang dapat diatur.
Untuk pilihan warna, Apple menawarkan empat opsi. Burgundy menjadi warna utama yang paling ditonjolkan, disusul pilihan glacier atau biru, hitam, dan perak.
Layar Masih Mengandalkan Panel OLED
Ukuran layar kedua model tidak berubah. iPhone 18 Pro membawa panel 6,3 inci, sedangkan versi Pro Max menggunakan layar 6,9 inci.
Keduanya tetap menggunakan teknologi LTPO Super Retina XDR OLED. Resolusi, refresh rate, serta tingkat kecerahan juga masih berada pada spesifikasi yang sama seperti generasi sebelumnya.
Perubahan justru terlihat pada bagian Dynamic Island. Apple membuat area tersebut lebih tipis sehingga ruang tampilan menjadi lebih efisien. Dalam kondisi tertentu, pengguna kini dapat melihat hingga tiga Live Activities secara bersamaan.
A20 Pro 2nm Jadi Andalan Performa
Apple membekali kedua smartphone dengan A20 Pro, cip yang diproduksi menggunakan teknologi 2nm. Dibandingkan A19 Pro, cip generasi baru ini mendapatkan tambahan satu inti CPU dan satu inti GPU, serta neural engine kedua.
GPU 7-core pada A20 Pro diklaim Apple mampu meningkatkan kemampuan pemrosesan grafis hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Apple juga memperbarui akselerator neural dengan dua neural engine yang masing-masing memiliki 32 inti.
Selain peningkatan kemampuan komputasi, bandwidth memori juga diklaim naik 50 persen. Kombinasi tersebut diharapkan memberikan peningkatan performa untuk pemrosesan grafis maupun fitur berbasis kecerdasan buatan.
Apple turut membenahi sistem pendinginan. iPhone 18 Pro menggunakan vapor chamber generasi baru dengan luas permukaan sekitar tiga kali lebih besar dibandingkan komponen yang digunakan pada iPhone 17 Pro.
Struktur kemasan silikon juga diperbarui. Apple menyebut desain tersebut terinspirasi dari cip seri-M dan memungkinkan silikon serta memori terhubung langsung ke vapor chamber sehingga proses pelepasan panas dapat berlangsung lebih optimal.
Kamera Utama Kini Punya Aperture Variabel
Konfigurasi kamera belakang tetap terdiri dari tiga kamera beresolusi 48MP. Akan tetapi, kamera utama kini memperoleh kemampuan baru berupa aperture variabel.
Pengguna dapat mengatur aperture secara manual hingga f/4.0, sekaligus menyesuaikan kecepatan rana. Apple mengklaim kamera tersebut mampu menerima cahaya hingga 50 persen lebih banyak ketika digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Kemampuan aperture yang dapat disesuaikan juga ditujukan untuk memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menghasilkan tampilan video dengan nuansa sinematik.
Apple turut memperkenalkan gaya fotografi baru yang menawarkan pengaturan terhadap tekstur dan grain, sehingga pengguna memiliki lebih banyak kendali terhadap karakter hasil foto.
Sementara itu, kamera depan tidak mendapatkan peningkatan. Apple masih menggunakan kamera selfie dengan resolusi 18MP.
Klaim Baterai Tahan hingga 45 Jam
Apple belum membeberkan kapasitas baterai secara spesifik. Perusahaan hanya memberikan angka berdasarkan kemampuan pemutaran video.
Untuk iPhone 18 Pro Max versi eSIM, Apple mengklaim daya tahannya menjadi yang terpanjang dalam sejarah iPhone, dengan waktu pemutaran video hingga 45 jam.
Sementara itu, iPhone 18 Pro dengan eSIM diklaim mampu digunakan untuk pemutaran video hingga 36 jam.
Kecepatan pengisian daya juga mengalami peningkatan. Apple menyebut baterai dapat terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 15 menit.
Hadir dengan iOS 27 dan Fitur AI
Dari sisi software, iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max menjalankan iOS 27. Apple juga membawa pengembangan baru untuk Siri serta fitur-fitur yang berada dalam ekosistem Apple Intelligence.
Siri kini diperluas agar dapat bekerja dengan lebih banyak aplikasi pihak ketiga. Selain itu, aplikasi Siri dapat menyimpan riwayat percakapan dan menyinkronkannya ke perangkat Apple lain yang digunakan pengguna.
Harga dan Jadwal Penjualan
Untuk pasar Amerika Serikat, iPhone 18 Pro ditawarkan mulai US$1.199 atau sekitar Rp21 jutaan untuk kapasitas penyimpanan 256GB.
Adapun iPhone 18 Pro Max memiliki harga awal US$1.299, yang setara sekitar Rp22,7 juta.
Apple membuka periode pemesanan awal pada 12 September, sedangkan penjualan secara resmi dijadwalkan dimulai pada 18 September.(BY)







