Ketua MPR Buka Simposium Nasional KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa

FAJAR HARAPAN – Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka Simposium Nasional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) bertajuk KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Simposium Nasional tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad KAHMI ke-60 Tahun.

Kegiatan ini menjadi forum untuk membahas berbagai gagasan kebangsaan dan keumatan dalam rangka memperkuat kontribusi alumni HMI bagi bangsa dan negara.

Turut hadir dalam acara tersebut Presidium MN KAHMI, di antaranya KH. Romo Muhammad Syafii, Ahmad Doli Kurnia, dan Sutomo. Hadir pula Koordinator Presidium FORHATI Nasional Anita Ariyani.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan bahwa kontribusi alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) selama ini sangat besar bagi umat, negara, dan bangsa.

Menurutnya, kiprah alumni HMI telah mewarnai berbagai bidang kehidupan nasional.

Karena itu, forum simposium nasional KAHMI dinilai penting untuk terus melahirkan gagasan dan pemikiran yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Sementara itu, Koordinator Presidium MN KAHMI, Romo Muhammad Syafii, mengatakan gagasan kebangsaan dan keumatan yang dibahas dalam Simposium Nasional MN KAHMI akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Romo menyebut penyampaian gagasan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi KAHMI dalam memberikan pemikiran dan masukan bagi pembangunan serta arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Gagasan kebangsaan dan keummatan dalam Simposium Nasional MN KAHMI ini akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai kontribusi KAHMI,” kata Romo Muhammad Syafii.

Melalui momentum Milad KAHMI ke-60 Tahun, Simposium Nasional ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi pemikiran bagi para alumni HMI untuk merumuskan gagasan strategis yang dapat memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

(***)