Kota Pariaman – Di tengah berbagai persoalan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat kecil, secercah harapan datang bagi ratusan warga rentan di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Sebanyak 245 Pemerlu Atensi Sosial (PAS) menerima bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi dengan total nilai mencapai Rp428.772.430.
Bantuan tersebut menjadi penopang baru bagi mereka yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penyaluran bantuan yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (2/6/2026), tidak sekadar menjadi seremoni tahunan.
Momentum peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 itu menjelma menjadi ruang pertemuan antara kepedulian negara dan harapan masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Wali Kota Pariaman Yota Balad yang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat menegaskan bahwa bantuan sosial tidak hanya berbicara tentang angka dan paket yang dibagikan.
“Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menguatkan kelompok rentan agar mampu bangkit, mandiri, dan menjalani kehidupan yang lebih layak,” kata Yota Balad.
Di balik ratusan paket bantuan yang disalurkan, tersimpan cerita perjuangan para lanjut usia, keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.
Kehadiran program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) menjadi bukti bahwa pelayanan sosial harus menyentuh mereka yang berada di lapisan paling bawah kehidupan masyarakat.
Menurut Yota Balad, keberhasilan menghadirkan bantuan bernilai ratusan juta rupiah tersebut tidak terlepas dari kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kolaborasi itu menjadi fondasi penting dalam memastikan program kesejahteraan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tidak berhenti hanya pada tataran kebijakan.
Pemerintah Kota Pariaman juga menyampaikan apresiasi kepada Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi dan jajaran Kementerian Sosial RI yang selama ini terus memberikan perhatian kepada masyarakat Pariaman.
Penghargaan serupa diberikan kepada Dinas Sosial Kota Pariaman yang dinilai aktif mengawal proses pendataan hingga penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
Bantuan yang disalurkan secara bertahap. Mulai 1 hingga 4 Juni 2026 itu terdiri dari 141 paket nutrisi, 219 paket kebersihan diri, 93 paket sarana dapur, 182 paket sarana kamar, 245 paket perlengkapan sekolah, 36 unit alat bantu aksesibilitas, lima paket kewirausahaan, serta bantuan perbaikan atau bedah kamar bagi dua lansia penerima manfaat.
Deretan bantuan tersebut menjadi simbol bahwa di tengah berbagai tantangan sosial, harapan untuk hidup lebih baik masih terus diperjuangkan bersama.(mak).







