Emas Berjangka Terkoreksi Akibat Kenaikan Indeks Harga Produsen AS dan Dolar yang Kuat

Harga emas dunia hari ini merosot.
Harga emas dunia hari ini merosot.

Jakarta – Harga emas berjangka kembali mengalami penurunan pada akhir perdagangan Sabtu (12/8/2023), melanjutkan tren penurunan untuk hari kelima berturut-turut. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan, di tengah penguatan nilai tukar dolar AS dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Desember di Divisi Comex New York Exchange mengalami penurunan sebesar USD2,30 atau 0,12%, ditutup pada level USD1.946,60 per ons. Pergerakan harga emas pada sesi tersebut mencapai tertinggi harian di USD1.953,60 dan terendah di USD1.942,70.

Sementara itu, logam mulia lainnya juga terkoreksi. Perak untuk pengiriman bulan September mengalami penurunan sebesar 7,80 sen atau 0,34%, ditutup pada level USD22,743 per ons. Platinum untuk pengiriman bulan Oktober mengalami penurunan sebesar 0,20 dolar atau 0,02%, dan ditutup pada level USD914,60 per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa IHP AS, yang merupakan indikator inflasi sebelum mencapai konsumen, mengalami kenaikan sebesar 0,3% pada bulan Juli dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan mengalami kenaikan sebesar 0,8% secara tahun ke tahun. Meskipun terjadi peningkatan, kenaikan tahunan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan bulan Juni yang hanya mengalami kenaikan sebesar 0,2%, yang merupakan angka kenaikan tahunan terendah sejak Agustus 2020.

Para analis pasar meyakini bahwa kenaikan harga grosir di AS pada bulan Juli masih mencerminkan tren penurunan inflasi secara keseluruhan. Di samping itu, pembacaan awal indeks sentimen konsumen Universitas Michigan juga mengalami penurunan tipis, yakni mencapai angka 71,2 dalam dua minggu pertama Agustus. Angka ini turun dari puncaknya sebulan sebelumnya yang mencapai 71,6, yang merupakan level tertinggi dalam 22 bulan. Para ekonom telah memperkirakan sebelumnya bahwa indeks sentimen konsumen akan berada di angka 71,3.

Meskipun emas mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, para pelaku pasar tetap bersemangat mengamati perkembangan faktor-faktor ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga logam mulia. Teruslah pantau berita ekonomi untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai tren investasi emas dan logam mulia lainnya. (BY)