Tips Menyimpan Selai Kacang, Kulkas atau Suhu Ruang, Mana yang Tepat?

Perdebatan soal cara penyimpanan selai kacang di kulkas atau cukup di suhu ruang masih kerap muncul.
Perdebatan soal cara penyimpanan selai kacang di kulkas atau cukup di suhu ruang masih kerap muncul.

JakartaSelai kacang menjadi bahan makanan favorit yang hampir selalu tersedia di dapur. Meski begitu, masih banyak yang bingung soal cara penyimpanannya: apakah harus selalu di kulkas atau cukup disimpan di suhu ruang.

Sebenarnya, cara menyimpan selai kacang sangat bergantung pada jenisnya, apakah termasuk selai kacang alami atau selai kacang konvensional yang telah diproses dengan tambahan bahan pengawet.

Jenis Selai Kacang dan Tips Penyimpanannya

1. Selai Kacang Alami
Selai kacang alami dibuat hanya dari kacang tanah panggang tanpa tambahan pengawet atau bahan kimia lainnya. Karena tidak ada bahan pengawet, selai ini sebaiknya langsung didinginkan setelah dibuka.

Margarethe A. Cooper, asisten profesor pendidikan keamanan pangan di Universitas Arizona, menyarankan agar selai kacang alami disimpan di kulkas. Hal ini penting untuk menjaga rasa dan tekstur tetap stabil, mencegah minyak terpisah, dan meminimalkan risiko pertumbuhan jamur. Jika disimpan di suhu ruang, selai alami lebih mudah berubah bau, tekstur, dan rasanya.

2. Selai Kacang Konvensional

Selai kacang konvensional mengandung pengawet dan stabilizer sehingga lebih tahan lama. Kandungan airnya rendah sehingga mikroorganisme sulit berkembang, sehingga penyimpanan di suhu ruang cukup aman.

Profesor Lisa Young, ahli nutrisi, menyebut bahwa selai kacang ini bisa disimpan di tempat sejuk dan kering, seperti lemari dapur. Chelsea Edwards, ahli gizi terdaftar dari Alabama, menambahkan bahwa penyimpanan di tempat gelap juga membantu mencegah oksidasi. Meski begitu, menaruh selai konvensional di kulkas tetap diperbolehkan untuk memperpanjang masa simpan setelah kemasan dibuka.

Berapa Lama Selai Kacang Bisa Bertahan?

Menurut National Peanut Board yang dikutip Southern Living, masa simpan selai kacang berbeda tergantung jenisnya:

Selai kacang komersial yang belum dibuka: 6–9 bulan di lemari dapur.
Setelah dibuka: sekitar 2–3 bulan di suhu ruang dan 6–9 bulan di kulkas.
Selai kacang alami yang belum dibuka: hingga 1 tahun di kulkas.
Setelah dibuka: sebaiknya dikonsumsi dalam 3–4 bulan.

Secara ringkas, selai kacang alami memerlukan suhu dingin untuk menjaga kualitasnya, sementara selai konvensional lebih fleksibel dan bisa tetap aman di suhu ruang. Memahami perbedaan ini penting agar selai kacang tidak cepat rusak, tetap enak, dan aman dikonsumsi.(BY)