Satpol PP Kota Bandung Dapat Apresiasi atas Kinerja dan Dedikasinya Sepanjang 2025

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita.

Bandung – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung selama setahun terakhir mendapat penghargaan atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga ketertiban serta menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Di bawah kepemimpinan Bambang Sukardi, Kepala Satpol PP Kota Bandung, berbagai program strategis yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat berhasil dijalankan dengan optimal.

Sepanjang tahun 2025, Satpol PP aktif melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran Perda. Dari Januari hingga Desember, tercatat lebih dari 3.200 kegiatan monitoring dan inspeksi, dengan sekitar 1.150 tindakan penertiban terhadap pelanggaran seperti ketertiban umum, bangunan tanpa izin, dan aktivitas usaha yang tidak sesuai ketentuan.

Patroli rutin seperti Jawara Sakti dan Ujang Baron menunjukkan hasil signifikan dalam menekan potensi gangguan ketertiban. Dalam setahun, patroli ini tercatat lebih dari 480 kali, sehingga laporan gangguan ketertiban menurun hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di bidang pelayanan publik, Satpol PP juga melaksanakan pengamanan (PAM) dan pengawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di seluruh Kota Bandung, terutama saat hari besar keagamaan. Selama setahun, tercatat sekitar 150 kegiatan PAM TPU untuk memastikan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat.

Program Mojang Satgas, yang menekankan pendekatan humanis dan edukatif, turut membantu masyarakat memahami pentingnya menaati Perda. Program ini telah melaksanakan lebih dari 300 kegiatan sosialisasi dan patroli edukatif di berbagai titik keramaian.

Respons cepat terhadap pengaduan masyarakat juga menjadi fokus Satpol PP. Dari sekitar 1.800 laporan yang diterima melalui berbagai kanal, 92 persen telah ditindaklanjuti, menunjukkan tingkat responsivitas yang tinggi.

Selain itu, patroli dan pengendalian Pedagang Kaki Lima (PKL) dilakukan secara rutin. Sepanjang 2025, tercatat ±900 kegiatan patroli PKL, dengan pendekatan persuasif dan penataan berkelanjutan, menciptakan keseimbangan antara ketertiban dan kelangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Apresiasi atas kinerja ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati, yang menilai peningkatan profesionalisme dan responsivitas Satpol PP cukup signifikan.

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Satpol PP Kota Bandung, khususnya Kepala Satpol PP, atas dedikasi nyata di lapangan. Program seperti patroli Jawara Sakti, Ujang Baron, dan penanganan cepat pengaduan masyarakat membuktikan bahwa Satpol PP adalah garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan rasa aman bagi warga,” ujar Radea.

Ia menambahkan, sinergi antara DPRD dan Satpol PP akan terus diperkuat, terutama dalam pengawasan implementasi Perda agar berjalan efektif dan adil.

Keberhasilan ini juga tak lepas dari kepemimpinan Kepala Satpol PP yang dinilai mampu mengelola organisasi secara profesional, adaptif, dan humanis. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci terciptanya Bandung yang tertib, aman, dan nyaman.

Radea berharap prestasi Satpol PP ini terus ditingkatkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pelayanan publik yang prima.(BY)