Muba  

Sinergi Pemkab Muba–Bank Sumsel Babel Diperkuat, Dorong Stabilitas Harga dan Pembangunan Daerah

Sekayu,fajarharapan.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Salah satunya melalui MoU dengan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu tentang kerja sama dalam rangka mendukung stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah.

Penyerahan MoU tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Muba, Senin (30/3/2026). Dokumen kerja sama diterima oleh Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA dan diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Irwan Antony S.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Hendra Tris Tomy SSTP MEC DEV, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz SSos MSi, Kabag Kerjasama Daerah Setda Muba Irfan SH MSi, dan Kabag Perekonomian Setda Muba Adi Monopo MPd.

Irwan Antony menjelaskan, keterlibatan Bank Sumsel Babel dalam program pengendalian inflasi daerah telah memasuki tahun ketiga. Skema dukungan yang diberikan antara lain melalui subsidi untuk membantu menekan harga kebutuhan pokok yang dibayarkan masyarakat, khususnya dalam kerja sama dengan Perum Bulog.

“Program ini sudah kami jalankan sejak 2024. Harapannya, upaya pengendalian inflasi ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi harga kebutuhan pokok pada 2026,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kepada Bank Sumsel Babel. Menurut dia, sinergi tersebut tidak terlepas dari peran Muba sebagai salah satu pemegang saham terbesar, sehingga manfaat program juga kembali dirasakan oleh daerah.

“Melalui program CSR, kami berupaya mendukung pemerintah daerah. Ini merupakan bagian dari kontribusi yang kemudian kembali lagi ke daerah dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Irwan.

Pada tahun ini, cakupan kerja sama diperluas. Jika sebelumnya hanya melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, kini turut melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba. Implementasinya dilakukan melalui Program Gerakan Pangan Murah serta Operasi Pasar.

Asisten II Setda Muba Alva Elan menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

“Kerja sama ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu pengendalian inflasi daerah. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depan,” ujarnya.

Menurut Alva, keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam program ini menjadi indikator bahwa upaya pengendalian inflasi membutuhkan kerja bersama dan terintegrasi. “Pemkab Muba berkomitmen untuk terus menjaga kestabilan ekonomi daerah melalui berbagai langkah kolaboratif,” pungkas Alva.(Rusdian)