Yota Balad Picu “Liga Tua” Nasional di Pariaman Bidik Efek Ekonomi Besar

Kota Pariaman – Sorak tepuk tangan memecah sore di Stadion Mini Persikatim, Desa Sikapak Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu (28/3/2026). Bukan sekadar pertandingan biasa, satu tendangan pertama dari Wali Kota Pariaman Yota Balad menjadi simbol dimulainya “Laga Silaturahmi MOS 20 Nasional” ke-7. Turnamen sepak bola khusus usia 45 tahun ke atas yang menyimpan lebih dari sekadar kompetisi.

Di tengah euforia pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, lapangan itu berubah menjadi ruang temu rindu. Para perantau Minang kembali, bukan hanya untuk pulang kampung, tetapi juga menyatukan kenangan lewat sepak bola. Olahraga yang tak lekang oleh usia.

Antusiasme masyarakat pun meluap. Warga Desa Sikapak Timur, perangkat desa, hingga peserta dari berbagai daerah larut dalam suasana hangat penuh keakraban. Mereka tidak hanya menonton, tetapi ikut merasakan denyut kebersamaan yang lama hilang.

Di balik itu, terselip ambisi besar. Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melihat ajang ini sebagai peluang emas. Sepak bola veteran ini tak lagi sekadar hobi, melainkan pintu masuk menuju sport tourism yang bisa menggerakkan roda ekonomi lokal.

Wali Kota Yota Balad menegaskan, event seperti ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi tentang masa depan kota. Ia mendorong agar MOS 20 dikemas lebih serius dan dijadikan agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak penonton sekaligus wisatawan.

Pesannya tegas, tidak ada sekat dalam membangun kota. Semua kegiatan positif akan didukung tanpa pandang bulu. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut menjaga semangat persaudaraan melalui olahraga.

Sementara itu, Kepala Desa Sikapak Timur mengungkapkan bahwa turnamen ini adalah ruang silaturahmi lintas daerah bagi perantau Minang pecinta sepak bola.

Enam tim ambil bagian. MOS Pariaman Hijau, MOS Pariaman Putih, MOS Riau, MOS Muaro Bungo, MOS Dharmasraya, dan MOS Padang City. Membuktikan bahwa usia boleh bertambah, tetapi semangat tak pernah menua.(mak).