Jateng  

Gerak Cepat Babinsa Kodim Kudus Temukan Anak Tersesat 

Gerak Cepat Babinsa Kodim Kudus Temukan Anak Tersesat 
Gerak Cepat Babinsa Kodim Kudus Temukan Anak Tersesat 

Kudus, fajarharapan.id – Sikap Babinsa Desa Klumpit, Koramil 08/Gebog Kodim 0722/Kudus, Pelda Moh. Arif Humaidullah patut menjadi teladan. Hal ini terjadi setelah adanya berita bahwa ada anak yang berumur 5 thn tersesat di wilayahnya.

Arif menceritakan setelah menerima telepon dari perangkat Desa Klumpit Supa’at bahwa ada anak yang bernama Bara (5thn). Dengan segera  ia langsung menuju lokasi penemuan anak tersebut. Barra pertama kali ditemukan oleh Ketua RT 04/RW 03 Desa Klumpit, Nyayuk.

“Sepulang dari salat Jumat, anak itu terlihat di depan rumah. Awalnya dikira hanya bermain seperti biasa. Namun setelah beberapa saat, ia berpindah ke lampu merah (bangjo) di Desa Klumpit, padahal di sana tidak ada anak tunawisma,” jelas Arif.

Akhirnya, anak tersebut dibawa ke rumah Ketua RT, Yayuk. Tidak lama kemudian saya ditelepon, lalu datang ke lokasi. Saat itu sudah banyak warga berkumpul.

Sambil menenangkan, anak-anak sekitar mengajak Barra bermain. Di saat yang sama, Pelda Arif juga menyebarkan informasi melalui beberapa grup WhatsApp.

Ia juga menginformasikan ke grup BPBD Kudus dan dari BPBD Kudus dilanjutkan ke BPBD Demak, karena Barra mengaku berasal dari wilayah Demak.

“Selama sekitar satu hingga satu setengah jam belum ada hasil dari penyebaran informasi tersebut. Akhirnya saya bersama ketua RT, ladu, pemuda, dan tokoh masyarakat Desa Klumpit berinisiatif mengantarkan anak itu pulang,” terangnya.

Caranya, Adik Barra di naikkan Motor Versa (motor Babinsa) untk naik di depan dan meminta Barra menunjukkan arah menuju rumahnya.

“Jika di persimpangan anak itu bilang lurus, kami lurus. Jika belok, kami belok,” katanya.

Dalam perjalanan, rombongan bertemu warga di dekat sebuah warung dan menanyakan apakah mengenal Barra. Awalnya tidak ada yang mengenali.

Namun beruntung, seorang pedagang di warung tersebut mengenali Barra. Ia adalah putra dari Fahrul Rizal (33), warga Desa Getasrabi, Dukuh Kauman RT 03/RW 07, Gebog, Kudus.

Jarak dari lokasi ditemukannya Barra hingga rumahnya sekitar 5 kilometer. Dari hasil perbincangan, diketahui Barra meninggalkan rumah karena tersinggung perkataan kakaknya.

“Kakaknya tidak mau diganggu saat bermain hingga berkata minggat (pergi) sehingga Barra tersinggung lalu pergi,” ungkap Arif.

Sementara itu, orang tua Barra sempat mencari ke beberapa tempat, namun belum menemukannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa Desa Klumpit, Pelda Moh. Arif Humaidullah. Kedepan saya akan lebih berhati-hati,” ujar orang tua Barra.

Pelda Arif juga menasihati kakak Barra agar lebih menjaga ucapan, serta saling menjaga antar saudara. (zen)