Padang – Pantai Air Manis, destinasi wisata ikonik yang terkenal dengan legenda Batu Malin Kundang, terus melakukan pembenahan menyambut lonjakan pengunjung pada libur Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), selaku pengelola, menitikberatkan perhatian pada kenyamanan wisatawan. Upaya ini meliputi penataan ulang akses masuk serta penerapan sistem pembayaran tiket secara digital.
Langkah tersebut diambil untuk menghindari kemacetan kendaraan yang kerap terjadi tiap musim libur di kawasan pesisir ini.
Henki Setiawan, Kepala Divisi Usaha Perumda PSM, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan sistem “jemput bola” di pintu masuk guna mengurai kepadatan kendaraan.
“Kami fokus mengatur akses masuk agar tidak terjadi antrean panjang di gerbang utama. Pengunjung kami dorong untuk membayar tiket lebih awal. Untuk mendukung hal ini, tersedia dua pos untuk kendaraan roda empat dan satu pos untuk roda dua,” kata Henki, Selasa (24/3/2026).
Meski Pantai Air Manis ramai dikunjungi saat Lebaran, Henki mengakui jumlah wisatawan mengalami penurunan sekitar 30 persen dibanding periode sama tahun lalu. Faktor penyebabnya antara lain dampak bencana alam yang sempat terjadi di sebagian wilayah Sumatera Barat, serta penerapan sistem satu arah di jalur utama mudik.
Penurunan jumlah pengunjung ini justru dimanfaatkan pengelola untuk meningkatkan kualitas layanan. Selain mengatur kelancaran arus kendaraan, petugas secara rutin mengingatkan wisatawan menjaga ketertiban dan keamanan.
Perhatian khusus juga diberikan pada keselamatan anak-anak yang bermain di bibir pantai, agar orang tua tetap mengawasi mereka secara ketat.
Sebagai destinasi ramah keluarga, Pantai Air Manis juga menekankan penghapusan praktik pungutan liar. Sistem pembayaran resmi melalui Bank Nagari yang terintegrasi memastikan semua retribusi tercatat dengan transparan.
“Pembayaran tiket masuk dilakukan melalui loket yang sudah dilengkapi mesin transaksi Bank Nagari. Dengan cara ini, kami meniadakan pungutan di luar ketentuan resmi,” tegas Henki.
Dengan penataan yang lebih modern dan transparan, Pantai Air Manis tidak hanya mempertahankan posisi sebagai ikon wisata Kota Padang, tetapi juga mulai bertransformasi menjadi destinasi wisata cerdas.
Pengelola berharap pembenahan ini menghadirkan pengalaman liburan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh wisatawan yang berkunjung.(des*)






