Mendes PDTT Yandri Susanto akan Hadir Awali Pembangunan ‘Akademi Josal’ Proyek Rp6 Miliar di Kota Pariaman

Kota Pariaman – Langkah besar tengah disiapkan di pesisir Kota Pariaman, Sumatera Barat. Sebuah proyek pendidikan ambisius bernilai miliaran rupiah bakal segera dimulai. Hal demikian akan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto, pada awal Mei 2026 mendatang.

Agenda ini bukan sekadar seremoni, tetapi sinyal kuat lahirnya pusat pendidikan baru yang digadang-gadang berpengaruh luas. Di atas lahan seluas enam hektare di Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Pariaman Utara, Kota Pariaman pembangunan “Josal Akademi” dirancang berdiri megah.

Kompleks ini tidak hanya menghadirkan gedung belajar dua lantai, tetapi juga fasilitas lengkap termasuk asrama bagi para siswa. Nilai investasi yang mencapai Rp6 miliar menunjukkan keseriusan proyek ini sejak awal.

Pendiri Josal Akademi, Arisal Aziz kepada awak media ini, Senin (23/3/2026) menegaskan bahwa lembaga ini bukan sekadar sekolah biasa.

Ia ingin menciptakan ruang pendidikan yang menyatukan kecerdasan akademik, kekuatan spiritual, dan ketangguhan fisik dalam satu sistem terpadu.

“Konsep ini diyakini mampu mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter kuat,” kata Arisal Aziz yang anggota DPR RI itu.

Menariknya, akademi ini akan fokus membina siswa tingkat SMP dan SMA yang memiliki prestasi unggul.

“Selain kurikulum umum, para siswa juga akan ditempa dengan program tahfiz Al-Qur’an serta pembinaan olahraga sepak bola,” ungkap Ketua DPW PAN Sumbar itu.

Ia tambahkan bahwa ini sebuah kombinasi yang jarang ditemui dalam sistem pendidikan konvensional.

Dukungan terhadap proyek ini pun mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir langsung meninjau lokasi pembangunan.

Ia menilai kehadiran lembaga ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi muda, khususnya di Pariaman dan Padang Pariaman.

Menurutnya, perpaduan antara pendidikan umum dan sistem pesantren akan memperkuat fondasi iman dan takwa para siswa.

Lebih dari itu, ia optimistis lulusan Josal Akademi nantinya mampu bersaing hingga tingkat nasional, bahkan menjadi wajah baru pendidikan berbasis karakter dari Sumatera Barat.

Peletakan batu pertama nanti dipastikan menjadi momen besar. Selain menteri, sejumlah tokoh penting seperti Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Pariaman, dan Bupati Padang Pariaman dijadwalkan hadir.

Kehadiran mereka nanti sekaligus menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan taruhan besar bagi masa depan pendidikan di daerah.(bay).