Agam – Bupati Agam memberikan penghargaan khusus kepada H. Nofrizon, S.Sos, MM, Sekretaris Komisi III DPRD Sumatera Barat, atas perhatiannya yang konsisten terhadap masyarakat Kabupaten Agam, terutama mereka yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Selain menyalurkan bantuan dan mendukung pemulihan pasca-bencana, H. Nofrizon juga menyelenggarakan kegiatan hiburan dan mempererat silaturahmi melalui turnamen bola voli Nofrizon Cup.
Sebelumnya, turnamen ini digelar di Kecamatan Baso dengan pembangunan lapangan khusus. Namun untuk tahun ini, kegiatan sengaja dipusatkan di Jorong Kampuang Jambu, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, sebagai bentuk dukungan bagi warga terdampak bencana.
Hal ini disampaikan Bupati Agam melalui Staf Ahli Bidang SDM, Taslim, SPd, MPd, saat membuka secara resmi Nofrizon Cup 2026 di lapangan bola voli Kampuang Jambu, Senin (23/3/2026).
Taslim menambahkan, dukungan yang diberikan H. Nofrizon bukan hanya materi, tetapi juga pemulihan mental bagi warga melalui turnamen bola voli yang sangat digemari. Hiburan, olahraga, dan kegiatan pendukung lainnya memberikan efek positif bagi penyintas, membantu mereka sejenak melupakan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Agam, khususnya Nagari Bayua.
Pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Selain menjadi ajang kompetisi bagi atlet bola voli dari berbagai kecamatan di Agam maupun kabupaten tetangga, turnamen ini juga menjadi momentum penting bagi warga untuk mendapatkan hiburan dan kembali semangat.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat digelar di wilayah lain dengan skala lebih besar,” ujar Taslim.
Menurut ketua panitia, Metrinaldi Dt. Sati, Nofrizon Cup 2026 juga berfungsi sebagai bentuk terapi bagi warga terdampak bencana. Turnamen sepenuhnya disponsori oleh H. Nofrizon.
Turnamen tahun ini diikuti 24 tim dari berbagai daerah di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Pasaman. Peserta didominasi tim dari Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, dan Lubukbasung. Pertandingan dibagi dalam tiga pool dan dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, dengan sesi sore dan malam.
H. Nofrizon menegaskan, pemindahan lokasi turnamen dari Baso ke Kampuang Jambu, Nagari Bayua, bertujuan untuk membantu pemulihan mental warga yang terdampak bencana sekaligus menghadirkan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat.(des*)






