Kota Pariaman – Masjid Sejarah Muhammadiyah di Kuraitaji, Desa Balai Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan, menjadi tujuan kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat pada Kamis malam (5/3/2026).
Di masjid yang menyimpan jejak panjang perkembangan dakwah Islam di daerah itu, pemerintah dan masyarakat berkumpul dalam suasana religius yang penuh kehangatan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Kota Pariaman tahun 1447 H/2026 M. Tim I yang seharusnya dipimpin langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, diwakili oleh Asisten I Setdako Pariaman Elfis Chandra bersama jajaran perangkat daerah serta sejumlah tokoh penting di lingkungan pemerintahan.
Rombongan yang hadir cukup lengkap, mulai dari para asisten Setdako, pimpinan perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan BUMD di Kota Pariaman.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh jamaah dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Elfis Chandra menjelaskan bahwa pemilihan Masjid Sejarah Muhammadiyah Kuraitaji sebagai lokasi Safari Ramadhan bukan tanpa alasan.
Wali Kota Pariaman secara khusus mengarahkan agar kunjungan dilakukan di masjid tersebut karena memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan perkembangan Islam di Kota Pariaman.
“Pemko Pariaman sengaja memilih Masjid Sejarah Muhammadiyah ini karena memiliki nilai sejarah dan historis yang besar dalam perkembangan agama Islam di Kota Pariaman,” ujar Elfis Chandra mewakili Wali Kota Pariaman.
Ia juga menegaskan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang kunjungan seremonial, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kualitas keimanan. Dengan berkumpul dalam ibadah bersama seperti sholat Isya dan Tarawih, hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin lebih erat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat silaturahmi antara aparatur Pemerintah Kota Pariaman dengan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap kinerja pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Kota Pariaman yang lebih baik dan berakhlak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Pariaman juga menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta untuk pembangunan Masjid Sejarah Muhammadiyah Kuraitaji. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Elfis Chandra kepada pengurus masjid.
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai pihak. Bank Nagari turut memberikan bantuan sebesar Rp4 juta, sementara Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman menyerahkan bantuan Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan masjid sekaligus memperkuat aktivitas keagamaan masyarakat di sekitarnya.(mak).






