Kota Pariaman – Langit malam Kota Tabuik menjadi saksi ketika sembilan Tim Safari Ramadhan (TSR) resmi bergerak menyapa masjid dan mushalla di seluruh penjuru kota.
TSR dipimpin langsung Yota Balad bersama Mulyadi dan jajaran Forkopimda, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat menandai Ramadhan 1447 H/2026 M dengan langkah yang tak sekadar seremonial, Senin (2/3/2026) malam.
Sebelum TSR menyebar ke titik kunjungan, kebersamaan diawali dengan buka puasa bersama di Balairung Rumah Dinas Wali Kota. Hadir pimpinan dan anggota DPRD, perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, BUMD, hingga TP-PKK, GOW dan Dharmawanita.
Suasana hangat itu bukan hanya temu rutin dari TSR pada setiap tahun, tetapi momentum menyatukan tekad membangun Kota Pariaman dari ruang ibadah hingga ruang kebijakan.
TSR I yang diketuai langsung Yota Balad bergerak menuju Masjid Annur Zainul, Dusun Kampung Paneh, Desa Bungo Tanjung, Pariaman Timur.
Di hadapan jamaah, ia menegaskan Safari Ramadhan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang silaturahmi sekaligus wadah menyerap aspirasi warga.
“Inilah cara kami mendengar langsung suara masyarakat demi arah pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Yota Balad menyinggung capaian satu tahun pemerintahan Balad–Mulyadi.
Ia juga menegaskan komitmen pada program unggulan RISALAH (Beriman, Shaleh dan Ber-akhlak), sebagai fondasi membangun generasi cerdas tanpa tercerabut dari nilai agama dan akhlak.
Baginya, kemajuan kota tidak hanya diukur dari beton dan aspal, tetapi juga dari karakter warganya.
Tak hanya bicara visi, sejumlah proyek strategis turut disorot. Pembangunan kawasan GOR Rawang dan GOR Rajo Bujang terus dikebut sebagai pusat aktivitas olahraga dan ruang tumbuh generasi muda.
Pemerintah ingin memastikan pembangunan fisik berjalan seiring pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
Program satu keluarga satu sarjana pun ditegaskan tetap berlanjut. Langkah ini diyakini menjadi kunci memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Kita ingin setiap keluarga punya harapan baru lewat anak-anaknya yang mengenyam bangku kuliah,” kata Yota Balad, disambut anggukan para jamaah.
Malam itu, komitmen tak berhenti pada kata. Bantuan pembangunan masjid sebesar Rp7,5 juta diserahkan kepada pengurus Masjid Annur Zainul, ditambah Rp4 juta dari Bank Nagari serta bantuan Al-Qur’an dari Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman.
Safari Ramadhan ditutup dengan tausiah menyentuh dari Ustadz Delfiadi dan shalat tarawih berjamaah. Sebuah malam yang bukan hanya menguatkan iman, tetapi juga meneguhkan arah pembangunan Kota Pariaman ke depan.(mak).






