Padang  

Damkar Padang Padamkan Api di Permukiman Padat

Rumah dan Warung Terbakar di Lubuk Buaya, Kerugian Capai Rp400 Juta
Rumah dan Warung Terbakar di Lubuk Buaya, Kerugian Capai Rp400 Juta

Padang – Sebuah rumah sekaligus warung di Jalan Pagaruyung No. 2, dekat Kampus UNP Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dilalap api, Senin (2/3).

Kebakaran tersebut sempat membuat warga panik, karena api cepat membesar dari bagian belakang bangunan. Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa begitu laporan diterima, petugas langsung bergerak ke lokasi.

“Setelah laporan masuk, unit segera berangkat ke lokasi,” ujar Rinaldi.

Bangunan yang terbakar berjarak sekitar 2,4 kilometer dari Pos Damkar Koto Tangah. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke rumah dan bangunan lain di sekitar permukiman yang padat.

Kebakaran menghanguskan satu rumah dan satu warung milik Hendra (42), seorang pedagang yang tinggal bersama lima anggota keluarganya. Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 15 x 8 meter persegi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka. Semua penghuni berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta, sementara petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan lain di sekitar lokasi senilai sekitar Rp700 juta.

Rinaldi menambahkan, jika penanganan tidak cepat, api berpotensi merambat ke minimal tiga bangunan lain yang berdiri sangat dekat. Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Arjun Suseno (22), yang melihat asap dan api muncul dari bagian belakang rumah, kemudian segera melaporkan kejadian ke Damkar Kota Padang.

Pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan tantangan akses jalan sempit dan lingkungan padat permukiman, serta banyaknya warga yang menyaksikan kejadian. Sebanyak lima unit armada dan 60 personel dikerahkan untuk mengendalikan api.

Selain petugas Damkar, penanganan kejadian juga melibatkan kepolisian dan PLN untuk memastikan keamanan lokasi. Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang.(des*)