Jakarta – Momen adu penalti di final Piala Asia Futsal 2026 menjadi pengalaman pahit bagi pemain Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara. Eksekusi penting yang ia lakukan tidak berbuah gol saat menghadapi Iran, namun ia mengaku mendapat pesan khusus dari pelatih Hector Souto setelah kegagalan tersebut.
Pertandingan puncak yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam WIB berakhir dramatis. Kedua tim bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu sebelum Iran memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 5-4, yang membuat Indonesia harus puas sebagai runner-up.
Penalti Tak Berbuah Gol
Dalam babak tos-tosan, Israr menjadi satu dari dua penendang Indonesia yang tidak berhasil mencetak gol, selain Dewa Rizki. Kegagalan itu membuat pemain berusia 21 tahun tersebut tak mampu menahan haru.
Rekan-rekan setim langsung memberikan dukungan agar ia tidak larut dalam kesedihan. Pelatih Hector Souto pun menyampaikan pesan tegas agar Israr segera melupakan momen tersebut dan bangkit menatap pertandingan berikutnya.
Ucapan Terima Kasih untuk Suporter
Di balik kekecewaan, Israr tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Timnas Futsal Indonesia yang terus memberikan semangat sejak awal turnamen hingga laga final. Ia menegaskan tim tidak akan berhenti berjuang meski hasil akhir belum sesuai harapan.
Menurutnya, dukungan suporter sangat berarti bagi perjalanan tim ke depan, baik dalam kondisi menang maupun kalah.
Catatan Bersejarah
Terlepas dari hasil di final, langkah Indonesia mencapai partai puncak Piala Asia Futsal menjadi pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya Tim Merah Putih berhasil menembus final turnamen tersebut.
Sementara bagi Iran, kemenangan ini menambah koleksi gelar mereka menjadi 14 trofi, sekaligus semakin menegaskan dominasi sebagai kekuatan utama futsal di kawasan Asia.(BY)






