Kota Pariaman — Ketika banyak kota menutup tahun dengan pesta dan kembang api, Kota Pariaman memilih jalan berbeda. Masjid Ar-Rahman, Desa Kampung Baru, Rabu (31/12/2025), berubah menjadi ruang penuh warna, doa, dan refleksi.
Lomba Mewarnai tingkat PAUD/TK/KB menjadi pembuka Event “New Escape: Mari Bermuhasabah”, yang diresmikan langsung Wali Kota Pariaman Yota Balad.
Didampingi Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Pariaman Ny. Yosnelli Balad, Wali Kota membuka rangkaian kegiatan yang mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun 2025 ke 2026 dengan nilai edukasi, literasi, dan spiritualitas. Bukan euforia semata.
Event yang terbuka untuk umum ini merupakan kolaborasi Komunitas Literasi Kota Pariaman bersama Pengurus Masjid Ar-Rahman Kampung Baru, digelar selama dua hari, 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, sejak pukul 13.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Pariaman terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai masjid sebagai ruang publik yang tepat untuk menyatukan edukasi anak, literasi, dan muhasabah masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Menyambut tahun baru tidak harus dengan hura-hura. Di sini kita hadirkan ruang belajar, ruang ibadah, dan ruang kebersamaan,” ujar Yota Balad.
Ia menekankan pentingnya lomba mewarnai sebagai sarana melatih motorik halus, fokus, dan konsentrasi anak usia dini, sekaligus memberi ruang ekspresi emosi dan kepribadian anak melalui warna.
“Mewarnai bukan sekadar lomba. Ini proses anak belajar mengekspresikan diri. Menang atau kalah itu biasa, yang penting anak-anak berani mencoba dan terus berusaha,” pesannya kepada peserta dan orang tua.
Senada dengan itu, Ny. Yosnelli Balad mendorong anak-anak untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka. Menurutnya, kegiatan mewarnai adalah bagian penting dari pembelajaran awal yang menyenangkan sekaligus bermakna.
“Anak-anak belajar mengombinasikan warna, melatih rasa, dan membangun imajinasi. Ini bukan sekadar hiburan, tapi proses belajar yang luar biasa,” ungkapnya.
Tak hanya lomba mewarnai, Event New Escape: Mari Bermuhasabah juga diramaikan dengan Kids Corner, pameran (eksibisi), nonton bareng film religi, dan lomba baca nyaring.
Sementara itu sesi muhasabah diisi dengan tausyiah dari lima ustaz Ustad Rahmad Kamal, Ustad Irwanto, Ustad Sandri Alhafiz, Ustad Rizki Kurniawan, dan Ustad Riyadil Jannata.
Di Masjid Ar-Rahman malam itu, warna krayon anak-anak berpadu dengan lantunan doa. Pariaman menutup tahun bukan dengan sorak sorai, melainkan dengan refleksi, literasi, dan harapan baru.(r-mak).






