Blog  

Warga Labuhanbatu Puji Presiden dan Bulog: Bantuan Pangan Ini Sangat Membantu

Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kembali membawa kegembiraan bagi masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu. Program yang disalurkan melalui Bulog Labuhanbatu ini mendapat respons positif, bahkan penuh rasa syukur dari warga penerima manfaat.

Watri, warga Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, mengungkapkan betapa besar arti bantuan tersebut bagi keluarganya.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bulog Labuhanbatu,” ujarnya saat dikonfirmasi media, Jumat (21/11/2025).

Tak jauh berbeda, Irwan, warga Padang Bulan lainnya, juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, bantuan pangan ini sangat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang tak menentu.

Di Kelurahan Sirandorung, antusiasme serupa juga terlihat. Eka, salah satu penerima bantuan, mengaku senang karena beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu kebutuhan dapur keluarganya. Warga lainnya seperti Rosmaida Siregar dan Nurjannah pun turut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Bulog.

Mereka menilai pelayanan Bulog Labuhanbatu sangat baik, bahkan proses pengambilan bantuan berlangsung lancar tanpa kendala. Mulai dari verifikasi data hingga pembagian di lapangan, seluruh rangkaian berjalan tertib dan memudahkan masyarakat.

Pemimpin Bulog Kantor Cabang Labuhanbatu, Lutfillah Barus, menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan 1.322 ton beras dan 265 ribu liter minyak goreng kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) di tiga wilayah: Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan. Penyaluran ini berlangsung pada 13–28 November 2025.

Total penerima bantuan mencapai 66.154 PBP, dengan alokasi untuk dua bulan, yakni Juni–Juli.

Lutfillah menegaskan bahwa beras yang disalurkan merupakan beras lokal hasil petani dalam negeri, sehingga selain membantu masyarakat, program ini juga turut mendukung para petani.

“Penyaluran alokasi Juni–Juli ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini ditambah minyak goreng kemasan 2 liter. Karena untuk dua bulan, totalnya menjadi 4 liter,” jelasnya.

Ia menjabarkan bahwa proses penyaluran dimulai dari gudang Bulog menuju titik bagi. Sebelum diberangkatkan, seluruh beras diperiksa dan ditimbang guna memastikan kualitas dan kuantitas sesuai standar. Setibanya di lapangan, apabila ditemukan beras rusak, kemasan koyak, atau jumlah tidak sesuai, Bulog siap melakukan penggantian langsung.