Labura, Fajarharapan.id – Ketua LBH Penjaga Aset dan Pencari Keadilan (PAPK) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Juhadi Simanjuntak mengaku kesulitan untuk mengkonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labura, Chandra Brata. Hal itu disampaikannya kepada awak media di kantor dinas setempat, Senin (30/6/2025).
“Iya datang kesini untuk keperluan konfirmasi terkait beberapa hal, salah satunya mempertanyakan pengadaan alat berat, dan hasil uji laboratorium limbah PT Torganda yang uji sample nya telah diambil, kita mau tahu hasilnya, sebab kemarin diduga limbah mereka mengenai kebun masyarakat,” ujarnya.
“Julhadi mengaku bahwa Kadis LH diduga tertutup dan minim informasi, sebab telah beberapa kali di konfirmasi tak pernah berhasil.
“Yang payahan menemuinya, lewat hp pun sulit, kalau bisa Bupati Labura tegur anggotanya yang seperti itu, bila perlu dievaluasi,” jelasnya.
Sementara Sekretaris DLH, Rudisah Bangun Naibaho saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan dan mengarahkan untuk mempertanyakan langsung ke kadis.
“Kalau bisa langsung ke beliau tanya nya ya bang, ini kami mau pergi pula ada acara undangan,” pungkasnya.






